Berita

Diskusi virtual JMSI "Tangkis Corona Cara Korea" pada Kamis, 18 Juni 2020/RMOL

Dunia

Kemenangan Partai Berkuasa Dalam Pemilu Bukti Pemerintah Korea Selatan Berhasil Tangani Covid-19

KAMIS, 18 JUNI 2020 | 16:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan merupakan negara yang berhasil menangani Covid-19 tanpa meninggalkan prinsip-prinsip demokrasi. Buktinya, pada 15 April, Korea Selatan berhasil melaksanakan pemilihan legislatif.

Keberhasilan negeri ginseng tersebut juga diacungi jempol oleh Dutabesar RI untuk Korea Selatan, Umar Hadi, ketika melakukan diskusi virtual "Tangkis Corona Cara Korea) yang diselenggarakan oleh Jejaring Media Siber Indonesia (JMSI) pada Kamis (18/6).

"Memang saya harus akui luar biasa," ujar Umar Hadi menggambarkan penanganan Covid-19 oleh Korea Selatan.


Umar Hadi menjelaskan, Korea Selatan memang selalu mengedepankan pertimbangan keilmuan dibandingkan politik, bahkan ketika menggelar pemilu. Alhasil, pemerintahnya mengeluarkan pedoman kesehatan yang sangat ketat untuk pelaksanaan pemilu.

Pedoman tersebut, dikatakan Umar Hadi, membuat warga Korea Selatan percaya diri untuk berpartisipasi dengan memberikan suaranya. Terlebih, dari segi kesehatan, pemilu tersebut dinyatakan tidak menyebabkan lonjakan kasus Covid-19.

"Hebatnya, dengan tata cara, pedoman kesehatan yang sangat ketat, pemilu lancar tanpa menyebabkan penambahan kasus," ungkap Umar Hadi.

Selain itu, berdasarkan data, pemilu yang dilaksanakan di tengah pandemik Covid-19 tersebut justru telah mencatatkan angka partisipasi terbanyak sepanjang sejarah politik Korea Selatan.

Komisi Pemilihan Nasional mengungkap, sebanyak lebih dari 62 persen rakyat Korea Selatan berpartisipasi dalam pemilu. Angka tersebut adalah yang tertinggi sejak 2004.

"Dan lebih hebat lagi, partai berkuasanya menang telak," sambungnya.

Dengan kemenangan partai berkuasa, Umar Hadi mengurai, rakyat Korea Selatan memiliki kepercayaan dan puas dengan cara pemerintahnya dalam menghadapi krisis kesehatan akibat Covid-19.

"Itu sudah satu pertanda. Kalau diakui negara lain sudah banyak. Buat saya, ketika mereka melaksanakan pemilihan legislatif dan ternyata partai berkuasanya menang telak, itu memang berarti rakyatnya percaya," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya