Berita

Logo WhatsApp/Net

Bisnis

Kini, WhatsApp Sudah Punya Fitur Pembayaran Digital

SELASA, 16 JUNI 2020 | 10:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah pandemik Covid-19, uang konvensional dianggap sebagai media penyebar virus. Karena itu, banyak orang yang beralih menggunakan uang elektronik (e-money) dan aplikasi layanan digital payment atau pembayaran digital.

Terbaru, pada Senin (15/6), Facebook mengumumkan telah menambahkan fitur pembayaran digital dalam aplikasi pesan WhatsApp-nya. Saat ini, fitur tersebut tengah diujicobakan di Brasil dan akan segera dirilis untuk seluruh dunia.

Berdasakan pernyataan Facebook yang dikutip CNA, pengguna WhatsApp di Brasil bisa menggunakan fitur tersebut untuk mengirim uang dan melakukan transaksi pembelian tanpa harus meninggalkan fitur obrolan mereka.


WhatsApp sendiri menjadi media sosial pertama yang menambahkan fitur pembayaran digital ke dalam aplikasinya.

"Pembayaran di WhatsApp mulai dilakukan orang-orang di seluruh Brasil pada hari ini dan kami berharap untuk membawanya ke semua orang saat kami maju," ujar Facebook.

Facebook menjelaskan, pengiriman uang dan pembayaran merupakan layanan gratis bagi pengguna WhatsApp, tetapi bisnis akan dikenakan biaya pemrosesan yang setara dengan yang dikenakan untuk transaksi kartu kredit.

Fitur pembayaran digital itu sendiri akan dihubungkan dengan kartu kredit atau debit para pengguna. Nantinya, setiap transaksi membutuhkan kode identifikasi khusus atau verifikasi sidik jari.

Penambahan fitur tersebut dianggap sebagai peluang yang sangat besar, mengingat WhatsApp merupakan aplikasi pesan paling populer di dunia dengan lebih dari 1,5 miliar pengguna aktif setiap bulannya di seluruh dunia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya