Berita

Foto Letnan Jenderal Qassem Soleimani yang dibawa warga Iran ketika memperingati kematiannya/Net

Dunia

Iran Segera Eksekusi Warganya Yang Jadi Mata-mata CIA Terkait Pembunuhan Letnan Jenderal Qassem Soleimani

SELASA, 09 JUNI 2020 | 16:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Iran akan segera mengeksekusi warganya yang terbukti menjadi mata-mata agen intelijen Amerika Serikat (AS), CIA, dan intelijen Iran, Mossad, terkait dengan pembunuhan Letnan Jenderal Qassem Soleimani.

Salah satunya adalah Mahmoud Mousavi-Majd. Warga Iran tersebut diketahui telah memberikan informasi mengenai keberadaan komandan pasukan elit Al Quds.

“Mahmoud Mousavi-Majd, salah satu mata-mata untuk CIA dan Mossad telah dijatuhi hukuman mati," ujar jurubicara pengadilan, Gholamhossein Esmaili dalam konferensi pers pada Selasa (9/6).


"Dia memberikan informasi keberadaan martir Soleimani kepada musuh-musuh kita," tambahnya seperti dikutip Reuters.

Pada 3 Januari, pesawat tak berawak AS menyerang konvoi militer Iran di Bandara Baghdad, Irak. Insiden tersebut membuat Soleimani dan beberapa orang lainnya meninggal dunia.

Serangan tersebut dikatakan Washington sebagai balasan karena Soleimani berencana untuk menyerang pasukan AS di wilayah tersebut.

Menyusul pembunuhan Soleimani, pada 8 Januari, Iran membalas dengan serangan roket ke pangkalan Ain al-Asad Irak di mana pasukan AS ditempatkan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun ratusan orang dikabarkan didiagnosis cedera otak traumatis.

Pembunuhan Soleimani sendiri memicu ketegangan yang luar biasa bagi dunia karena digadang-gadang bisa memicu Perang Dunia III.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya