Berita

Ilustrasi misi Mars UEA/Net

Dunia

Menghitung Hari, UEA Siap Luncurkan Misi Mars Negara Arab Pertama

SELASA, 09 JUNI 2020 | 12:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dalam kurun waktu sekitar 39 hari lagi, tepatnya pada 15 Juli, Uni Emirat Arab (UEA) akan mencatatkan sejarah sebagai negara Arab pertama yang meluncurkan misi antarplanet.

Misi yang dinamakan "Hope" tersebut diperkirakan akan mencapai orbit Mars pada Februari 2021. Misi tanpa awak tersebut sudah dipersiapkan oleh UEA sejak enam tahun lalu.

Manajer Proyek, Omran Sharaf, mengungkap, misi tersebut memiliki tujuan yang sangat penting, mengenai kelangsungan hidup dan masa depan seluruh Timur Tengah.


Jika berhasil, UEA akan mematahkan teori bahwa eksplorasi ruang angkasa hanya bisa dilakukan oleh negara adidaya.

"Ini tentang masa depan UAE dan kelangsungan hidup kita," ujar Sharaf seperti dikutip dari The Guardian.

Sharaf menjelaskan, tujuan misi tersebut bukan untuk mendarat di Mars, melainkan untuk mengorbit di planet merah tersebut. Di mana UEA akan mempelajari dinamika atmosfer Mars selama satu tahun penuh untuk membentuk gambaran iklim di sana.

Salah satu tujuannya adalah untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa yang menyebabkan hilangnya atmosfer di Marsm termasuk hilangnya hidrogen dan oksigen di permukaan planet tersebut.

“Kami sedang mempelajari sebuah planet yang terlihat sangat mirip dengan planet kita, tetapi telah mengalami beberapa bentuk perubahan sehingga tidak dapat lagi memiliki air, salah satu hal utama kehidupan,” papar Wakil Manajer Proyek sekaligus Menteri Ilmu Pengetahuan, Sarah al-Amiri.

"Misalnya, jika ada badai debu besar di Mars apakah itu meningkatkan laju pelepasan hidrogen dan oksigen?" sambungnya.

UEA menyatakan, informasi yang didapatkannya akan didistribusikan ke 200 lembaga penelitian untuk melengkapi misi lain.

Dengan adanya misi Mars dari UEA, maka proyek luar angkasa Bumi semakin padat setelah China dan AS sudah dan akan meluncurkan berbagai misi lain.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya