Berita

Perbatasan India dan China/Net

Dunia

Kemlu: India-China Sepakat Selesaikan Ketegangan Perbatasan Secara Damai

MINGGU, 07 JUNI 2020 | 14:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India dan China sepakat untuk menyelesaikan ketegangan perbatasan secara damai. Kesepakatan tersebut diambil dalam pembicaraan bilateral antara perwakilan militer kedua negara di pos perbatasan pada Sabtu (6/6).

Demikian yang disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri India dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (7/6), melansir Sputnik.

"Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan situasi di perbatasan secara damai sesuai dengan berbagai perjanjian bilateral dan tetap memperhatikan kesepakatan antara para pemimpin," ujar kementerian.


"Perdamaian dan ketenangan di wilayah perbatasan India-China sangat penting untuk pengembangan keseluruhan hubungan bilateral," sambung keterangan tersebut.

Kementerian mengatakan, kedua belah pihak juga sepakat bahwa resolusi awal dari perselisihan akan berkontribusi pada pengembangan dari hubungan 70 tahun antara kedua negara.

"Dengan demikian, kedua pihak akan melanjutkan keterlibatan militer dan diplomatik untuk menyelesaikan situasi dan untuk memastikan perdamaian dan ketenangan di daerah perbatasan," lanjut kementerian.

Sebelumnya, kementerian mengungkapkan, India dan China telah melakukan pembicaraan tingkat tinggi selama berjam-jam. Pembicaraan tersebut juga diadakan dalam suasana yang ramah dan positif.

Ketegangan perbatasan antara India dan China sebenarnya sudah ada selama lebih dari tujuh dekade. China mengklaim wilayah di timur laut India, sementara New Delhi menuding Beijing menduduki wilayahnya di dataran tinggi Aksai Chin di Himalaya, termasuk bagian dari wilayah Ladakh.

Namun pada 5 Mei, kedua militer negara berseteru di lembah Galwan di Ladakh, diikuti oleh lintasan Nakula di wilayah Sikkim di India timur laut tiga hari kemudian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya