Berita

Protes di Jalisco, Meksiko/Net

Dunia

Polisi Pukuli Demonstran Saat Protes Di Meksiko, Gubernur Minta Maaf: Saya Malu Dan Sedih

MINGGU, 07 JUNI 2020 | 12:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Gubernur Jalisco, Enrique Alfaro, mengumumkan permintaan maafnya kepada publik setelah polisi terciduk menggunakan kekerasan untuk menangani protes anti-rasisme di negara bagian Meksiko tersebut.

Dalam akun Twitter-nya pada Sabtu (6/6), Alfaro mengaku terkejut dengan kerusuhan yang terjadi pada Jumat (5/6), di mana polisi memukuli demonstran di ibukota negara bagian, Guadalajara.

"Itu membuat saya malu, membuat saya sedih. Sangat menyakitkan bagi saya sebagai orang dari Jalisco dan sebagai gubernur," ujarnya dalam video yang ia unggah seperti dikutip Reuters.


Setelah bentrokan pada Jumat, media lokal melaporkan ada puluhan demonstran yang hilang diculik oleh orang-orang bersenjata.

Menanggapi laporan tersebut, Alfaro mengungkapkan ia sudah memberi perintah pelacakan.

"Kami memeriksa satu per satu. Satu per satu di rumah mereka," ucapnya.

Protes yang terjadi di Meksiko sendiri terinpirasi dari protes anti-rasisme di Amerika Serikat (AS) yang dipicu oleh kematian pria kulit hitam, George Floyd di Minneapolis pada bulan lalu.

Di Meksiko, warga marah dengan nasib Giovanni Lopez yang meninggal dalam tahanan polisi di Jalisco pada bulan lalu. Lopez dilaporkan ditahan karena tertangkap tidak mengenakan masker di tengah pandemik Covid-19.

Selain kasus Lopez, demonstran juga menuntut kejelasan hilangnya 43 guru dan siswa di Meksiko pada 2014.

Sementara itu, pada Sabtu sore, puluhan orang dikabarkan berkumpul di Guadalajara untuk melanjutkan protes meski sehari sebelumnya terlibat kerusuhan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya