Berita

Kuil Sai di India di tengah pandemik Covid-19/Net

Dunia

Meski Kasus Covid-19 Melonjak, India Sudah Mulai Buka Kuil Pekan Depan

JUMAT, 05 JUNI 2020 | 17:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India bersiap untuk melonggarkan lagi aturan pembatasan sosialnya meski kasus harian Covid-19 di sana menyentuh rekor tertinggi.

Mulai pekan depan, Senin (8/6), mal, restoran, hingga kuil dan tempat ibadah lainnya akan dibuka. Meski begitu, aturan yang ketat juga akan mengiringi pelonggaran tersebut.

Nantinya, setiap pengunjung akan dicek suhu, masker wajib digunakan setiap saat, dan restoran harus mengatur meja berdasarkan jarak sosial.


Untuk tempat-tempat ibadah, warga akan diminta untuk mencuci tangan dan kaki sebelum masuk, tidak ada persembahan makanan atau upacara air suci maupun menyentuh berhala.

"Mengingat potensi ancaman penyebaran infeksi, sejauh memungkinkan, musik yang direkam dapat dimainkan (tetapi) paduan suara tidak diizinkan bernyanyi," imbau Kementerian Dalam negeri dalam situs websitenya seperti dikutip dari Reuters.

Sementara itu, di kuil-kuil yang juga menjadi tempat wisata populer, pihak berwenang sudah mengatur sedemikian rupa agar pengunjung melakukan instruksi jarak sosial seperti membuat batasan orang-orang berdisi di koridor.

Pelonggaran pembatasan sosial sendiri dilakukan untuk memutar roda perekonomian India yang lumpuh akibat Covid-19. Dengan pelonggaran, jutaan orang bisa kembali bekerja.

Sementara itu, beberapa ahli kesehatan mulai menunjukkan kekhawatiran akan pelonggaran yang dianggap tergeda-gesa tersebut.

"Mencegah formasi klaster adalah kebutuhan saat ini. Kita terlalu cepat membuka tempat-tempat keagamaan, terlalu cepat. Dewa dapat menunggu," ujar ahli epidemiologi Yayasan Kesehatan Masyarakat India, Giridhar R Babu.

Hingga saat ini, India sudah melaporkan 226.770 kasus Covid-19 dengan 6.348 kematian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya