Berita

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau/Net

Dunia

Ditanya Soal Penanganan Protes Trump, PM Justin Trudeau Bengong 21 Detik

RABU, 03 JUNI 2020 | 10:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, menunjukkan wajah bingung selama 21 detik ketika ditanya oleh wartawan mengenai pendapatnya terkait dengan penggunaan militer oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menangani protes.

Dikenal sebagai pemimpin yang selalu berhati-hati mengeluarkan pendapatnya, khususnya dalam mengkritik Trump, Trudeau terlihat kebingunan mencari kata-kata yang tepat untuk menggambarkan pendapatnya. Mengingat AS adalah mitra utama perdagangan Kanada.

"Kita semua menyaksikan dengan ngeri dan ketakutan atas apa yang terjadi di Amerika Serikat. Sudah waktunya untuk menyatukan orang," ujar Trudeau yang enggan menyebut nama Trump secara langsung.


Dilansir Haaretz, sebelumnya, wartawan menanyakan pendapat Trudeau terkait dengan penggunaan gas air mata terhadap pengunjuk rasa di AS agar bisa membuka jalan bagi Trump untuk mengambil foto di depan Gereja St. John.  

Insiden tersebut terjadi pada Senin (1/6). Polisi dengan keras membubarkan protes damai di Lafayette Park, Washington, seberang Gedung Putih, sebelum Trump berpidato di Rose Garden.

Namun usai berpipdato, Trump berjalan keluar dari Gedung Putih dan berjalan melintasi Lafayette Park yang sebelumnya penuh pengunjuk rasa. Ia kemudian berdiri di depan Gereja St. John sendirian sembari membawa Alkitab.

Banyak pihak yang kemudian mengkritik tindakan Trump yang sudah mengerahkan kekerasan untuk membubarkan pengunjuk rasa demi bisa berfoto di depan gereja.

Sementara itu, menurut pengamat politik dari Universitas Toronto, Nelson Wiseman, pernyataan Trudeau yang berhati-hati dan tidak menyebutkan Trump secara langsung sudah sangat baik.

"Komentarnya adalah kritik terhadap Trump tanpa menyebut nama Trump, Trudeau cukup pintar untuk mengetahui hal itu," ujarnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya