Berita

Ibu Iyad Khayri, pria yang ditembak mati oleh polisi Israel/Net

Dunia

Dicurigai Bawa Senjata, Warga Palestina Dengan Gangguan Mental Ditembak Mati Polisi Israel

MINGGU, 31 MEI 2020 | 15:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Polisi Israel telah menembak mati seorang pria Palestina yang mengalami gangguan kesehatan mental karena dicurigai membawa senjata.

Jurubicara kepolisian Israel, Micky Rosenfeld mengatakan, kejadian tersebut terjadi di Kota Tua Yerusalem pada Sabtu (30/5).

“Unit polisi yang sedang berpatroli di sana melihat seorang tersangka dengan benda mencurigakan yang terlihat seperti pistol," ujar Rosenfeld seperti dikutip Reuters.


"Mereka memanggilnya untuk berhenti dan mulai mengejarnya dengan berjalan kaki, selama pengejaran petugas juga menembaki tersangka," paparnya.

Namun, Channel 13 melaporkan pria tersebut ternyata tidak membawa senjata.

Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saeb Erekat, mengutuk insiden tersebut dalam akun Twitter-nya.

“Pasukan Pendudukan Israel di Yerusalem Timur membunuh Iyad Khayri (31 tahun), warga Palestina yang cacat. Kejahatan yang akan dihadapkan dengan impunitas kecuali dunia berhenti memperlakukan Israel sebagai negara di atas hukum dan Pengadilan Kriminal Internasional memenuhi mandatnya," cuitnya.

Di sisi lain, Menteri Keamanan Publik Israel, Amir Ohana menyatakan keprihatinannya atas insiden tersebut dan akan melakukan investigasi untuk mencegah kejadian yang sama terulang.

Dalam beberapa pekan terakhir, ketegangan antara Israel dan Palestina meningkat. Utamanya setelah pemerintahan persatuan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Benny Gantz mengumumkan rencana aneksasi Tepi Barat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya