Berita

Ratusan warga terdampar di bandara Brasil/Net

Dunia

Perbatasan Ditutup Karena Covid-19, Ratusan Warga Kolombia Terdampar Di Bandara Brasil

JUMAT, 29 MEI 2020 | 12:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

RMOL. Ratusan warga Kolombia telah terdampar di Bandara Internasional Guarulhos, Sao Paulo, Brasil setelah negara-negara Amerika Latin memberlakukan isolasi yang ketat dengan menutup perbatasan selama beberapa pekan.

Kolombia sendiri sudah menangguhkan semua penerbangan internasional hingga setidaknya 31 Agustus, termasuk menolak warganya kembali pulang guna menghentikan penyebaran virus corona baru (Covid-19).

Bukan hanya transportasi udara, perbatasan laut dan darat antara Kolombia dengan negara-negara tetangga, termasuk Brasil juga ditutup.


Salah seorang warga Kolombia yang terdampar adalah Stefany Carvallido dan putrinya yang berusia 2 tahun, Maria Jose. Bersama dengan lebih dari 200 orang lainnya, Carvallido dan Jose telah berkemah di bandara selama dua pekan.

"Dalam situasi ini, kita ingin bersama keluarga dan putriku juga menginginkannya. Itu sangat, sangat sulit," ujar Carvallido sembari menangis seperti dikutip CNA.

Di bandara, Carvallido dan lainnya mendapatkan makanan dari sumbangan dapur yang didirikan di luar bandara. Mereka juga mencuci tangan menggunakan air dari selang kecil yang disalurkan dari kamar mandi bandara.

Kementerian Luar Negeri Kolombia pada Kamis (28/5) menjelaskan, tidak akan ada penerbangan baru dari Brasil yang dijadwalkan hingga pekan depan.

Sejak akhir April, baru ada tiga penerbangan yang membawa kembali 346 orang terlantar ke Kolombia. Pada saat itu, setiap orang harus membayar tiket sebesar 350 dolar AS, uang yang tidak dimiliki oleh Carvallido dan banyak orang lainnya yang terdampar.

"Berdasarkan peraturan saat ini, permintaan ini tidak mungkin," konsulat Kolombia di Sao Paulo menanggapi permintaan penerbangan gratis.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya