Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo/Net

Dunia

Menlu Retno: Kepemimpinan AS Penting Untuk Perdamaian Di Afganistan

RABU, 27 MEI 2020 | 14:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia menyambut semua perkembangan baik yang telah terjadi di Afganistan dalam beberapa waktu terakhir. Mulai dari kesepakatan politik hingga gencatan senjata, termasuk berbagai inisiasi yang dilakukan oleh Amerika Serikat.

Pada 17 Mei, Presiden Ashraf Ghani dan rivalnya, Abdullah Abdullah telah menandatangani perjanjian pembagian kekuasaan guna mengakhiri kebuntuan politik. Kemudian setelah itu, Taliban mengumumkan gencatan senjata secara sukarela selama beberapa hari ketika Hari Raya Idul Fitri.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, langkah-langkah yang telah dilakukan menjadi sangat penting bagi perkembangan proses Intra-Afghan Dialogue.


Itu, ia sampaikan ketika melakukan panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo pada Rabu (27/5).

"Dalam kesempatan itu, Ibu Menlu menegaskan pentingnya leadership atau kepemimpinan dari Amerika untuk terus mendorong proses perdamaian di Afganistan," ungkap Plt. Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan (BSDP) Kementerian Luar Negeri, Achmad Rizal Purnama dalam konferensi pers virtual pada Rabu.

Selain itu, Rizal juga mengatakan, Retno bersama dengan empat Menteri Luar Negeri lainnya, yaitu Qatar, Norwegia, Jerman, dan Uuzbekistan telah membuat pernyataan bersama.

"Lima negara tersebut terus melihat perkambangan Afganistan dari dekat dan mendorong proses Intra-Afghan Dialogue sehingga perdamaian yang lestari bisa segera tercapai," tambahnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya