Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Diusulkan Masuk Kabinet, Rizal Ramli: Berentiin Dulu Pestanya, Itu Paling Penting

RABU, 27 MEI 2020 | 04:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dua tokoh nasional Presiden Joko Widodo dan ekonom DR. Rizal Ramli diminta untuk menyatukan kembali kekuatan mereka demi menghadapi berbagai tantangan yang ada di depan mata.

Permintaan agar Jokowi dan Rizal Ramli “islah” mengalir dari arus bawah.

Tokoh senior Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dari Ambon, Maluku, Nehemia Lawalata, misalnya, dalam keterangannya baru-baru ini mengatakan bahwa Jokowi membutuhkan sosok seperti Rizal Ramli yang dalam berbagai kesempatan terbukti dapat membawa negara keluar dari krisis perekonomian.


Nehemia Lawalata menyebutkan, pemerintah sudah sepatutnya realistis dan menyadari bahwa perekonomian nasional ambruk akibat kesalahan kelompok pendukung neoliberalisme di dalam kabinet yang diwakili Sri Mulyani dan pandemi Covid-19.

Dalam situasi sulit ini, menurut Nehemia Lawalata, seperti diberitakan media, Rizal Ramli dapat diberi kepercayaan untuk menduduki semacam posisi menteri utama atau perdana menteri.

“Kita inginkan RR bersedia masuk kabinet sebagai PM atau Menteri Utama demi keselamatan bangsa dan negara,” ujar Nehemia Lawalata.

Mendapat usulan tersebut, Rizal Ramli bersikap santai. Menurutnya, itu terlalu dilematis untuk disikapi.

"Ini kok ada usulan nyeleneh, realistis tapi dialematis!" kata Rizal Ramli di akun Twitter pribadinya, Selasa (26/5).

Cuitan Rizal pun mendapat respon bernada bercanda dari koleganya yang juga mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.

"Bang @RamliRizal diminta ikut cuci piring selesai pesta mereka?" tanya Said Didu.

"Berentiin dulu pesta, itu yang paling penting," timpal Rizal disetai emoji tertawa.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya