Berita

Seorang pria memegang poster "Taiwan with Hong Kong" dalam unjuk rasa/Net

Dunia

Taiwan Minta China Jangan Perkeruh Kondisi Hong Kong

JUMAT, 22 MEI 2020 | 12:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Taiwan meminta agar China untuk tidak memperkeruh situasi di Hong Kong dengan mengusulkan Undang-Undang (UU) keamanan nasional baru.

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (22/5), Dewan Urusan Daratan taiwan mengatakan Partai Komunis China telah secara keliru menyalahkan pengaruh eksternal dan separatis kemerdekaan Hong Kong atas ketidakstabilan di sana.

Alih-alih memperkeruh, dimuat Reuters, jurubicara kantor kepresidenan Taiwan, Alex Huang mengatakan, China lebih baik mulai melakukan dialog secara tulus dengan orang-orang Hong Kong.


Di bawah prinsip "satu negara, dua sistem", Taiwan dan Hong Kong dianggap merupakan bagian dari China yang diberikan otonomi tingkat tinggi.

Hong Kong sendiri dianggap kembali ke pemerintahan China pada 1997 setelah kolonialisasi Inggris.

China menganggap Taiwan sebagai salah satu provinsi. Meski begitu, Presiden Tsai Ing-wen dan partainya menolak dengan tegas "satu negara, dua sistem". Tsai mengatakan, Taiwan adalah negara yang merdeka dengan nama Republik China dan bukan Republik Rakyat China.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya