Berita

Amerika Serikat mengibarkan bendera setengah tiang untuk para korban meninggal Covid-19/Net

Dunia

Korban Meninggal Akibat Covid-19 Hampir 100 Ribu, AS Kibarkan Bendera Setengah Tiang

JUMAT, 22 MEI 2020 | 09:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bendera Amerika Serikat diturunkan menjadi setengah tiang selama tiga hari untuk menghormati orang Amerika yang telah meninggal karena Covid-19.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Presiden Donald Trump pada Kamis (21/5), ketika angka kematian akibat Covid-19 di AS sudah mendekati angka 100.000.

"Saya akan menurunkan bendera di semua Gedung Federal dan Monumen Nasional menjadi setengah tiang selama tiga hari ke depan untuk mengenang orang Amerika yang hilangkan karena virus corona," ujar Trump dalam akun Twitter-nya seperti dikutip CNA.


Trump juga menambahkan, bendera setengah tiang juga akan menjadi pemandangan pada Senin (25/5) atau Hari Peringatan untuk menghormati mereka yang telah gugur saat bertugas di militer AS.

Langkah tersebut juga mengikuti seruan Demokrat untuk menurunkan bendera ketika angka kematian orang Amerika sudah mencapai 100.000 sebegai ekspresi kesedihan nasional.

"Hati kami hancur karena kehilangan sebesar ini," ujar Ketua DPR AS, Nancy Pelosi dan Senat Demokrat, Chuck Schumer dalam sepucuk surat kepada Trump.

Hingga saat ini, sebanyak lebih dari 1,5 juta orang Amerika sudah terinfeksi Covid-19, lebih dari 94.500 di antaranya dinyatakan sudah meninggal dunia.

Pada pekan ini angka kematian akibat Covid-19 di AS memiliki rata-rata hampir 1.300 per hari. Angka tersebut menurun dari sebelumnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya