Berita

Bandara Suvarnabhumi, Thailand. Pemerintah Thailand menutup sekolah sampai arena sabung ayam selama dua pekan menghindari penularan virus corona/Net

Dunia

Belum Percaya Diri, Thailand Pun Perpanjang Status Darurat Covid-19 Hingga Akhir Juni

KAMIS, 21 MEI 2020 | 13:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Thailand memandang perlunya upaya pencegahan penularan virus corona dengan lebih serius. Walau beberapa bisnis mulai dibuka dan jam malam dilonggarkan, namun kekhawatiran akan munculnya kembali virus corona masih membuat Thailand tidak percaya diri.

Badan keamanan Thailand pun memperpanjang penggunaan dekrit darurat untuk satu bulan lagi, setidaknya sampai akhir Juni.

Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional Jenderal Somsak Rungsita mengatakan pada pertemuan komite tentang pelonggaran pembatasan Covid-19, yang ia pimpin, bahwa pemerintah telah merekomendasikan perpanjangan dekrit darurat hingga 31 Juni, karena situasi global masih mengkhawatirkan.


Menurutnya, meskipun Thailand telah berhasil mengendalikan penyebaran virus corona, diperlukan kehati-hatian ekstra untuk mencegah kemungkinan penyakit Covid-19 fase kedua setelah berkurangnya penguncian nasional.

"Jika wabah kedua terjadi, kerusakan akan lebih parah," kata Somsak, seperti dikutip dari Bangkok Post, Kamis (21/5).

Karena itu, komite ad hoc memutuskan untuk merekomendasikan memperpanjang keputusan darurat, yang akan berakhir pada 31 Mei, untuk satu bulan lagi. Resolusi akan diteruskan ke Pusat Administrasi Situasi Covid-19.

"Dalam periode pelonggaran Fase 2 saat ini, pemerintah perlu menunggu setidaknya 14 hari untuk menilai apakah lebih banyak relaksasi pembatasan akan mengarah pada wabah virus lebih lanjut."

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya