Berita

Monyet/Net

Dunia

Peneliti Harvard: Monyet Punya Antibodi Alami Untuk Sembuhkan Diri Dari Covid-19

KAMIS, 21 MEI 2020 | 10:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dua penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan Harvard menunjukkan primata yang terinfeksi Covid-19 cenderung mengembangkan kekebalan alamiah.

Penelitian yang dirilis di Journal Science pada Rabu (20/5) tersebut juga berhasil mengujicobakan vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan, melansir CGTN.

Dalam salah satu penelitian, para ilmuan menginfeksi sembilan monyet dengan Covid-19 dan mereka berhasil pulih. Setelah itu, mereka kembali terkena virus namun tidak jatuh sakit.


Meski para ilmuan berasumsi antibodi yang dihasilkan bersifat protektif, namun hanya ada sedikit bukti ilmiah yang kuat untuk mendukungnya.

"Temuan menunjukkan bahwa mereka (para monyet) mengembangkan kekebalan alami yang melindungi terhadap paparan ulang. Ini berita bagus," ujar peneliti di Pusat Penelitian virologi dan Vaksin di Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC), Boston, bernama Dr. Dan Barouch.

Sementara itu, dalam penelitian kedua, para ilmuan melibatkan 25 monyet. Semua diuji menggunakan enam vaksin prototipe untuk melihat apakah antibodi yang dihasilkan sebagai respons bersifat protektif.

Mereka kemudian terpapar virus bersama 10 hewan kontrol. Semua hewan kontrol menunjukkan tingkat virus yang tinggi di hidung dan paru-paru mereka, tetapi pada hewan yang divaksinasi, terlihat tingkat perlindungan yang substansial.

"Data ini akan dilihat sebagai kemajuan ilmiah," kata Barouch.

Saat ini, dunia tengah menunggu munculnya vaksin Covid-19 untuk menghentikan penyebaran infeksi. Di mana menurut Universitas Johns Hopkins, saat ini virus tersebut sudah menginfeksi 4,9 juta orang dengan lebih dari 328 orang meninggal dunia.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya