Berita

Surat terakhir yang ditulis Adolf Hitler dari bunkernya beserta sejumlah dokumen bersejarah lainnya akan dilelang untuk membantu perang melawan virus corona/Press TV

Dunia

COVID-19

Surat Terakhir Adolf Hitler Dilelang Demi Bantu Perang Lawan Pandemi Covid-19

KAMIS, 21 MEI 2020 | 02:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah surat yang disebut-sebut sebagai surat terakhir yang ditulis dan ditandatangi oleh pemimpin Nazi, Jerman, Adolf Hitler akan dilelang dalam waktu dekat ini.

Surat tersebut konon kabarnya ditulis oleh Hitler dari bunkernya saat dia dikepung saat Perang Dunia II.

Surat itu ditemukan bersama dengan sejumlah dokumen perang lainnya di bunker tersebut.


Kini, surat-surat yang menjadi saksi bisu sejarah itu akan dilelang dalam sebuah acara bertajuk "Never Surrender" yang diselenggarakan oleh rumah lelang Alexander Historical Auctions di Chesapeake City, Maryland.

"(Pelelangan) termasuk surat terakhir Adolf Hitler yang ditulis dari bunker, yang mengatakan bahwa dia akan tetap di Berlin, dan kita tentu saja tahu apa yang terjadi pada Hitler dan dunianya yang jahat setelah penulisan surat itu," kata Presiden Alexander Historical Auctions, Basil 'Bill' Panagopulos.

Karena pelelangan kali ini berlangsung di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, maka lelang akan dilakukan secara online dan melalui sambungan telepon dalam suatu acara yang akan berlangsung dalam beberapa minggu ke depan.

"Dokumen teratas dalam penjualan adalah dokumen senilai 500 ribu dolar AS hingga 1 juta dolar AS. Seluruh hasil dari penjualan dokumen itu akan disumbangkan ke empat badan amal, semuanya menguntungkan perang melawan virus corona," jelas Panagopulos, seperti dikabarkan Press TV (Rabu, 20/5).

Nilai total dokumen yang dijual diperkirakan pada titik rendah ada pada kisaran dua juta dolar Amerika Serikat.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya