Berita

Pesawat 787 yang didukung mesin besar Rolls-Royce/Net

Dunia

Rolls Royce Pun Pangkas Sembilan Ribu Pekerjanya Karena Wabah Corona

RABU, 20 MEI 2020 | 15:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dampak wabah virus corona akhirnya menyerang pabrik mesin pesawat terang dari Inggris, Rolls-Royce. Perusahaan harus memangkas tenaga kerjanya akibat aktivitas perusahaan yang kian menurun selama pandemik Covid-19.  
 
Dari total 52 ribu staf di seluruh dunia, manajemen harus memangkas sekitar sembilan ribu pekerja secara global.

Rolls Royce merupakan perusahaan yang menyuplai mesin pesawat berbadan lebar seperti Boeing 787 dan Airbus A350.


“Mayoritas pemangkasan pekerja ini akan mengenai unit bisnis penerbangan sipil dan fungsi dukungannya,” isi pernyataan manajemen perusahaan seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (20/5).

Pemangkasan, yang dilakukan dengan berat hati itu, setidaknya bisa  membuat perusahaan menghemat sekitar 1.3 miliar pound sterling atau sekitar Rp23.4 triliun per tahun.

Roll Royce telah mengajukan biaya restrukturisasi yang mencapai 800 juta pound sterling atau sekitar Rp14.4 triliun.

Pembatasan perjalanan dan penguncian karena wabah virus corona membuat aktivitas penerbangan udara merosot tajam sejak Maret 2020. Hal ini berdampak pada aktivitas perusahaan penerbangan, yang mengistirahatkan armadanya di berbagai lokasi bandara.

Kemudian, jumlah pemesanan pesawat baru untuk 2020 ini sangat menurun sehingga berdampak pada penurunan pendapatan Rolls Royce, yang bermarkas di Derby Englan.

Sekitar dua per tiga pekerjaan unit penerbangan sipil berada di Inggris.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya