Berita

Seorang pria paruh baya mengenakan masker di Wuhan/Net

Dunia

Liput Covid-19 Di Wuhan, Wartawan Di China Ditangkap Polisi

RABU, 20 MEI 2020 | 11:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang wartawan kembali ditangkap oleh pemerintah China setelah melaporkan situasi Kota Wuhan yang dilanda krisis Covid-19 pada awal tahun.

Ia adalah Zhang Zhan, seorang pengacara yang beralih profesi menjadi wartawan.

Dilaporkan Radio Free Asia yang dikutip Inquisitr, Rabu (20/5), Zhang dibawa oleh pihak berwenang dari ketika berada di Hotel Caiguang, Wuhan, dekat stasiun kereta api Hankou, pada Kamis malam (14/5).


Zhang yang berasal dari Shanghai melakukan perjalanan ke Wuhan pada awal Februari untuk meliput krisis Covid-19.

Penangkapan Zhang sendiri diungkapkan oleh tamannya yang merupakan jurnalis bernama Gao Fei.

Gao mengungkapkan, Zhang saat ini ditahan di Pusat Penahanan Distrik Baru Pudong, Shanghai. Zhang ditangkap dengan tudingan telah memicu pertengkaran dan menimbulkan masalah.

Beberapa hari sebelum ditangkap, Zhang sempat melakukan wawancara dengan Radio Free Asia. Pada saat itu ia mengungkapkan profesinya memang sangat berbahaya.

"Apa gunanya tetap aman? Apa yang akan anda lakukan dengan keselamatan itu? Belajar hidup berdampingan dengan rezim jahat?" ujar Zhang pada saat itu.

“Anda benar-benar tidak perlu mengkhawatirkan hal ini. Biarkan mereka menahan saya, jika itu yang ingin mereka lakukan," lanjutnya.

"Kami berada di penjara di mana saja di China, apakah kami di penjara atau di luar. Apa bedanya? Tidak ada, dari sudut pandang saya," tegasnya.

Sementara itu, teman-teman Zhang saat ini mulai mencari dukungan. Berupaya untuk membebaskannya.

"Sama sekali tidak ada ruang untuk berbicara sekarang. Kebenaran dari apa yang sedang terjadi sedang dikunci," ujar Gao.

"Ini tentang melindungi rezim. Membunuh ayam untuk menakuti monyet," tambahnya menyindir.

Zhang tidaklah sendiri. Sebelumnya, seorang wartawan bernama Chen Quishi juga ditangkap oleh petugas berwenang pada 6 Februari atau setelah ia memulai proyeknya untuk membuat film di rumah sakit di Wuhan. Saat ini, keberadaan Chen belum diketahui.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya