Berita

Ilustrasi, salah satu sudut di kota Havana, Kuba/Net

Dunia

Kuba Gagalkan Penyeludupan 30 Ton Narkoba Ke AS

RABU, 20 MEI 2020 | 07:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasukan Patroli Perbatasan Kuba berhasil menggagalkan upaya masuknya 30 ton narkoba ke Amerika Serikat dalam 10 tahun terakhir.

Kepala Staf Umum Pasukan Patroli Perbatasan di Kementerian Dalam Negeri Kolonel Ybey Daniel Carballo mengatakan berkat upaya patroli mereka, setiap gerakan yang mencurigakan diinformasikan kepada Penjaga Pantai AS secara real time.

"Kami telah mencegah masuknya lebih dari 30 ton obat ke wilayah Amerika Serikat," kata Carballo.


Carballo menjelaskan bahwa Kuba memberi tahu otoritas negara-negara regional, termasuk Amerika Serikat, tentang tindakan yang terdeteksi perdagangan narkoba, seperti dikutip dari Prensa Latina, Selasa (19/5).

Dalam pertemuan operasional yang diadakan dengan pihak berwenang dari negara-negara regional, Carballo mengatakan tindakan yang dilakukan aparat Kuba dalam memerangi perdagangan obat terlarang layak diakui, dan hal itu akan tetap dilakukan walau di tengah pandemik.

Carballo mengakui, ia telah lama bertugas di korps Penjaga Perbatasan untuk patroli dan eksplorasi laut.

Sebelumnya, Badan intelijen Amerika Serikat menyatakan telah memiliki bukti ada perdagangkan obat-obatan antara Kuba dan Venezuela, hal itu dikatakan oleh seorang pejabat senior Pentagon kepada majalah Newsweek.

Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodríguez Parrilla, menolak tuduhan tersebut "Ini fitnah total dan tidak berdasar, dengan implikasi berbahaya," katanya dalam potingannya di Twitter.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya