Berita

Tepi Barat/Net

Dunia

Takut Joe Biden Menang Pemilu AS, Israel Buru-buru Dapatkan Lampu Hijau Donald Trump Untuk Caplok Tepi Barat

SELASA, 19 MEI 2020 | 12:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rencana Israel untuk menganeksasi Tepi Barat yang diduduki oleh Palestina sudah di depan mata. Namun pemilihan presiden Amerika Serikat bisa sangat berpengaruh terhadap rencana tersebut.

Untuk itu, saat ini Israel tengah menggenjot upaya lobi untuk mendapatkan lampu hijau rencana aneksasi Tepi Barat dari pemerintahan Donald Trump.

Dutabesar Israel untuk AS, Ron Dermer dilaporkan Channel 13 tengah melobi orang-orang yang dekat dengan Trump dan beberapa anggota parlemen.


Pasalnya, Dermer khawatir, dalam pemilu AS pada November nanti, calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden berhasil mengalahkan Trump.

"Israel harus melanjutkan aneksasi sekarang karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi dalam pemilihan dan Biden mungkin menang," ujar Dermer seperti dikutip Anadolu Agency.

"Kita memiliki jendela peluang dan kita perlu menggunakannya," tekannya.

Hal yang sama juga tampaknya dirasakan oleh pemerintahan persatuan Israel yang baru dibentuk. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang berambisi dengan rencana tersebut juga dilaporkan khawatir akan adanya perubahan pandangan AS mengenai konflik Israel Palestina jika Biden menang.

Pada Minggu (17/5), Netanyahu bahkan kembali mengulangi sumpahnya untuk mencaplok Tepi Barat.

"Daerah-daerah di negara ini adalah tempat kelahiran bangsa Yahudi. Sudah waktunya untuk menerapkan hukum Israel atas mereka," tegas Netanyahu kepada Knesset, parlemen Israel.

"Ini tidak akan menjauhkan perdamaian, itu akan membawanya lebih dekat. Permukiman ini akan menjadi bagian dari Israel dalam skenario apa pun," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya