Berita

Pelabuhan Shahid Rajaee, Bandar Abbas, Iran/Net

Dunia

Washington Post: Israel Diduga Jadi Dalang Serangan Siber Di Pelabuhan Iran

SELASA, 19 MEI 2020 | 10:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dalang dari serangan siber yang terjadi beberapa waktu lalu di Pelabuhan Shahid Rajaee, kota pesisir Bandar Abbas, Iran mulai terkuak. Laporan Washington Post mengungkapkan, Israel diduga menjadi aktor di belakang insiden tersebut.

Dalam laporan yang dirilis Washington Post pada Senin (18/5), terdapat pernyataan dari pejabat Amerika Serikat dan pemerintahan asing yang tidak disebutkan namanya. Mereka mengungkapkan, serangan siber yang terjadi pada Sabtu (9/5) terhadap sistem komputer Iran merupakan serangan balasan dari Israel.

Sebelumnya, pada 24 April, operator sistem distribusi air pedesaan Israel mengungkapkan telah terjadi serangan siber. Para pejabat intelijen menuding serangan tersebut dilakukan oleh Iran walaupun telah dibantah berulang kali.


Mengutip Sputnik, seorang pejabat asing mengatakan kepada Washington Post bahwa serangan siber yang dilakukan terhadap sistem pelabuhan Iran sangat akurat dan kerusakannya lebih parah dari yang diumumkan Teheran.

Sementara itu, seorang pejebat AS yang memiliki akses ke file rahasia mencurigai Israel menjadi dalang serangan tersebut.

Pada Minggu (10/5), Direktur Pelaksana Organisasi Pelabuhan dan Maritim Iran, Mohammad Rastad, membenarkan dalam pernyataan yang disiarkan televisi bahwa Pelabuhan Shahid Rajaee telah diretas yang menghentikan semua lalu lintas pengiriman selama beberapa hari.

Kendati begitu, Rastad mengatakan, serangan tersebut tidak menembus komputer organisasi dan hanya mampu menyusup dan merusak sejumlah sistem operasi swasta.

Akibat serangan itu, terjadi kemacetan sepanjang satu mil di jalan-jalan utama menuju Pelabuhan Shahid Rajaee. Itu dapat dilihat dari foto satelit yang diambil pasa saat kejadian.

Sementara pada Selasa (12/5), sebuah foto menunjukkan puluhan kapal kontainer yang sudah dimuat menunggu di lepas pantai.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya