Berita

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus/Net

Dunia

Di Majelis Kesehatan Dunia, Uni Eropa Serukan Setiap Negara Untuk Evaluasi Kinerja WHO Dalam Penanganan Covid-19

SENIN, 18 MEI 2020 | 16:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para diplomat Eropa mengusulkan agar para menteri kesehatan di seluruh dunia mengevaluasi secara independen penanganan pandemik Covid-19 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (RMOL).

Usulan tersebut disampaikan dalam pertemuan virtual Majelis Kesehatan Dunia (WHA) yang berbasis di Jenewa dan dibuka pada Senin (18/5) pukul 10.00 waktu setempat. Pertemuan selama dua hari tersebut dikhususkan untuk membahas pandemik Covid-19.

Meski memiliki pandangan yang bertentangan, China dan Amerika Serikat kemungkinan akan menyetujui konsensus yang akan disampaikan oleh Uni Eropa tersebut.


"Sepertinya resolusi akan diadopsi. Secara politis, saat ini ada kesepakatan untuk mengevaluasi secara keseluruhan sistem dan penyelidikan asal (virus corona), tetapi tidak segera," ujar seorang diplomat Eropa kepada Reuters.

"Penting bagi kita untuk menyetujui resolusi, semuanya," tegas diplomat tersebut.

Resolusi Uni Eropa tersebut juga didukung oleh sejumlah negara termasuk Australia, Inggris, Kanada, India, Jepang dan Rusia. Berdasarkan draft resolusi yang dilihat WHO, sebanyak 116 dari 194 negara mendukung resolusi tersebut.

Dalam resolusi tersebut, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus harus mulai melakukan evaluasi secara tidak memihak, independen, dan komprehensif terhadap respons kesehatan internasional terkoodinasi yang dilakukan oleh WHO itu sendiri. Termasuk penanganan awal Covid-19 yang memicu perdebatan.

Resolusi tersebut juga mendorong tindak lanjut, seperti "misi lapangan" untuk mengindentifikasi sumber zoonosis atau hewan dari virus corona baru dan bagaimana virus itu melintasi penghalang spesies hingga akhirnya menulari manusia.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya