Berita

Gereja di Yunani kembali dibuka/Net

Dunia

Gereja Kembali Dibuka, Ribuan Warga Yunani Bersuka Cita

MINGGU, 17 MEI 2020 | 15:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Gereja-gereja di Yunani akhirnya kembali dibuka setelah sejak pertengahan Maret pemerintah memberlakukan kuncian nasional guna menghentikan penyebaran virus corona baru.

Momen tersebut terjadi pada Minggu pagi (17/5). Ribuan orang akhirnya bisa beribadah setelah setiap pekannya, bahkan pada Paskah, mereka tetap harus berdoa di dalam rumah.

Di halaman Gereja Ayios Spiridonas di Piraeus, nyanyian merdu dari liturgi disiarkan melalui pengeras suara dan didengar sampai ke pelabuhan laut.


"Aku tidak bisa menggambarkan perasaanku. Setelah dua setengah bulan karantina, kami berada di gereja kami lagi," ujar jemaah gereja bernama Stella Kasimati, 76 tahun.

"Kami diizinkan melakukan apa yang selama dua setengah bulan dilarang, pergi ke gereja dan Perjamuan Suci," lanjutnya kepada Reuters.

Kendati dibuka, aturan baru terkait pembatasan sosial tetap diberlakukan. Biasanya bangku yang berdampingan diganti dengan kursi-kursi. Jarak antar kursi pun ditetapkan terpisah sejauh dua meter dengan batas-batas di halaman yang ditandai dengan selotip merah dan putih.

Sarung tangan sekali pakai dan antiseptik harus tersedia di pintu masuk.

Ketika jemaah Yunani Ortodoks melakukan ritual mencium ikon, seorang petugas bersiap menyeka ikon tersebut dengan antiseptik.

Penjaga Gereja Petros Anagnostakis mengatakan, persiapan untuk membuka kembali gereja telah berlangsung selama sekitar satu minggu.

"Hari ini adalah perayaan yang luar biasa, kami sangat gembira dan terharu, ini perayaan yang luar biasa bagi kami," katanya, tampak terharu.

Pada hari itu, para pengunjung gereja membacakan Pengakuan Iman, sebuah pernyataan iman kepada Tuhan dan Yesus.

Hingga saat ini, Yunani mencatat 2.819 kasus Covid-19 dengan 162 orang meninggal dunia. Angka yang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya