Berita

Pemakaman di Brasil/Net

Dunia

Lewati 230 Ribu Kasus, Brasil Jadi Negara Dengan Jumlah Infeksi Covid-19 Terbanyak Ke-4 Di Dunia

MINGGU, 17 MEI 2020 | 09:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Angka infeksi Covid-19 di Brasil meningkat dan sudah melewati Spanyol dan Italia yang menjadi episentrum awal virus corona di Eropa. Alhasil, Brasil mencatatkan diri sebanyak negara dengan jumlah infeksi paling banyak keempat di dunia.

Sabtu (16/5), Kementerian Kesehatan mendaftarkan 14.919 kasus baru Covid-19 selama 24 jam sebelumnya. Sehingga total infeksi di Brasil saat ini mencapai 233.142 kasus. Lebih sedikit dari Amerika Serikat, Rusia, dan Inggris.

Selama ini, penanganan wabah corona di Brazil sendiri menuai kontroversi. Presiden Jair Bolsonaro yang dianggap meremehkan virus tersebut tidak secara tegas melakukan kuncian atau pembatasan sosial guna mencegah penyebaran infeksi.


Dilaporkan Reuters, Brasil bahkan sudah kehilangan dua menteri kesehatannya karena perbedaan pandangan dengan Bolsonaro terkait dengan penanganan Covid-19 hingga obat-obatan yang belum terbukti secara ilmiah.

Bolsonaro juga mendapatkan begitu banyak tentangan dari pemerintah daerah yang menyerukan adanya isolasi sosial ketat dan karantina, termasuk menutup sekolah, toko, dan restoran.

Tetapi Bolsonaro yang seorang mantan militer berpendapat bahwa ekonomi lebih penting. Baginya kemiskinan lebih berbahaya dari pandemik Covid-19.

Pengujian Covid-19 di Brasil juga masih jauh tertinggal dari negara-negara Eropa. Departemen Kesehatan mengungkapkan, hampir sebanyak 338.000 tes Covis019 telah diproses, sementara 145.000 lainnya sedang dalam analisis.

Sebaliknya, Italia dan Spanyol masing-masing sudah menjalankan sekitar 1,9 juta tes diagnostik resmi untuk virus tersebut.

Kementerian Kesehatan Brazil pada Sabtu juga melaporkan 816 kematian baru terkait virus, sehingga total menjadi 15.633.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya