Berita

USS McCampbell/Net

Dunia

Jelang Pelantikan Presiden Tsai Ing-wen, Kapal Perang AS Transit Di Selat Taiwan

KAMIS, 14 MEI 2020 | 09:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menjelang pelantikan Presiden Tsai Ing-wen, Angkatan Laut Amerika Serikat menyatakan bahwa pihaknya telah mengangkut kapal perusak perpeluru kendali melalui Selat Taiwan.

Sepekan sebelum Tsai dilantik kembali sebagai Presiden Taiwan untuk periode kedua, ketengangan di Selat Taiwan diperkirakan akan meningkat.

Lantaran pada Kamis (14/5), Armada Pasifik AS dalam sebuah pernyataan di halaman Facebook-nya mengatakan, USS McCampbell telah transit di selat sempit tersebut, yang memisahkan Taiwan dengan China daratan. Unggahan tersebut juga ditambah dengan beberapa foto kapal yang sedang melaju.


Dikutip dari CNA, Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan, kapal itu berlayar ke selatan untuk melakukan misi seperti biasanya.

Kendati begitu, Selat Taiwan yang sangat sensitif bagi China mungkin akan meningkatkan ketegangan, baik dengan AS maupun Taiwan.

Pada dasarnya China sendiri menganggap Taiwan sebagai wilayahnya. China kerap geram dengan dukungan yang diberikan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump kepada Taiwan. Hubungan antara China dan AS juga diperburuk dengan pandemik Covid-19.

Tsai dijadwalkan akan dilantik untuk masa jabatannya yang kedua pada Rabu (20/5), setelah memenangkan pemilihan umum pada Januari. Ia telah berjanji untuk mempertahankan demokrasi Taiwan yang sangat membuat China marah.

Beberapa waktu terakhir, China dan AS juga telah meningkatkan kegiatan militer di dekat Taiwan.

Jumat lalu (8/5), Taiwan mengatakan sebuah pesawat angkatan udara China, Y-8 secara singkat telah menyeberang ke Zona Identifikasi Pertahanan Udara Taiwan.

Taiwan juga mengecam latihan militer China yang bertujuan sebagai upaya intimidasi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya