Berita

Sumbangan POSCO/Net

Dunia

Cegah Penularan Antar Karyawannya Di Indonesia, POSCO Sumbang Satu Juta Dolar AS Untuk Penanganan Covid-19

RABU, 13 MEI 2020 | 14:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan baja terbesar ketiga di dunia yang berbasis di Korea Selatan, Pohang Iron and Steel Company (POSCO) dilaporkan telah menyumbangkan 1 juta dolar Amerika Serikat dalam bentuk alat kesehatan kepada Indonesia.

Sumbangan tersebut merupakan gabungan kerja sama kantor pusat POSCO di Korea dengan perwakilan di Indonesia.

Dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (13/5), sumbangan tersbeut merupakan upaya untuk melindungi industri baja nasional dengan menjaga keselamatan masyatakat.


Ada pun sumbangan tersebut diberikan dalam bentuk 32 ribu Copper Masker dari Korea yang bernilai sekitar 900.000 dolar AS. Masker dengan kualitas tinggi tersebut dapat digunakan berulang kali dan diberikan untuk seluruh karyawan PT Krakatau POSCO (PT KP) yang berada di Cilegon berserta keluarga dan 31 perusahaan mitra kerja samanya.

“Masker yang dikirimkan dari Kantor Pusat POSCO di Korea, tidak hanya untuk PT KP, tetapi juga untuk mitra kerjasama, kontraktor dan keluarga karyawan. Saya yakin ini akan sangat membantu dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Cilegon," ujar Ketua Serikat Pekerja PT KP, Irfan Afandi.

Selain itu, POSCO juga menyumbangkan Rapid Test Kit Covid-19 dan peralatan penanganan darurat lainnya senilai 100.000 dolar AS kepada pemerintah daerah.

Sumbangan tersebut dikatakan sebagai bentuk timbal balik atas dukungan masyarakat daerah di tempat perusahaan POSCO Group di Indonesia berada, yaitu Cilegon, Karawang, dan Merauke.

POSCO mengatakan, sumbangan tersebut merupakan kontribusi perusahaan dan para karyawan yang bertujuan untuk mendukung pemerintah daerah Indonesia mengatasi wabah Covid-19.

Dalam keterangannya, POSCO juga mengungkapkan, perusahaan telah mengumumkan "Operasi 100 Hari Perang Melawan Covid-19" dari 7 April hingga 15 Juli di mana sebanyak 50 persen karyawan bekerja dari rumah.

Operasi itu juga membagi tingkat risiko penyebaran karyawan dan membuat protokol pencegahan yang lebih detail untuk karyawan berisiko tinggi.

Tiga hal yang diterapkan selama wabah Covid-19 oleh PT KP dan mitra lainnya adalah menjaga jarak sosial, istirahat di rumah jika sakit, dan mencuci tangan.

Ketua Tim Tanggap Darurat Covid-19 PT KP sekaligus Direktur Produksi, Lee Sangho mengatakan, operasi tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran Covids-19 bagi 6.000 karyawan dan 20.000 keluarganya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya