Berita

Donald Trump Sedang lakukan briefing kepada wartawan di gedung putih/Net

Dunia

AS Perketat Visa Jurnalis China, Jubir: Koreksi Kesalahanmu, Atau Kami Akan Buat Kebijakan Balasan

SELASA, 12 MEI 2020 | 06:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sikap Amerika Serikat (AS) yang mengeluarkan aturan memperketat dan membatasi visa untuk jurnalis China, memancing reaksi China. China mengatakan bahwa pihaknya akan membuat kebijakan balasan guna menanggapi keputusan tersebut.

Kementerian Luar Negeri China memperingatkan agar AS segera memperbaiki kesalahannya. Juru bicara kementerian, Zhao Lijian, pada briefing hari Senin di Beijing, mengatakan, aturan baru dari Washington itu adalah eskalasi penindasan politik terhadap media China.

Zhao Lijian mengingatkan, visa semacam itu tidak dibatasi jangka waktu tertentu sehingga tidak perlu diperpanjang, kecuali pihak pekerja pindah ke perusahaan atau bidang berbeda. Ia menyayangkan sikap AS dan menyebut langkah itu sebagai tekanan bagi media China.


"Kami meminta AS segera mengoreksi kesalahannya, atau China tidak punya pilihan lain selain membuat kebijakan balasan," kata Zhao, melansir CGTN, Senin (11/5).

Zhao akhirnya menyinggung sejarah 'perbuatan AS' dengan menyebut daftar tindakan diskriminatif yang telah diambil Washington yang  mengusir 60 wartawan China dari AS, dan tanggal paling awal dapat ditelusuri kembali ke Desember 2018.

Tindakan-tindakan AS itu secara signifikan akan menghalangi pelaporan normal wartawan China di negara itu serta pertukaran budaya antara kedua negara, tambah Zhao.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya