Berita

Bendera China/Net

Dunia

China Rilis Dokumen Bantahan Atas 24 Tuduhan 'Tidak Masuk Akal' Terkait Penanganan Covid-19

SENIN, 11 MEI 2020 | 12:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kementerian Luar Negeri China mengeluarkan bantahan terhadap 24 "tuduhan tidak masuk akal" yang dilayangkan oleh para politisi Amerika Serikat atas penanganan wabah Covid-19.

Dalam suatu konferensi pers, Kemlu China membantah tuduhan-tuduhan yang dilayangkan oleh para politisi AS, termasuk Menteri Luar Negeri Mike Pompeo yang mengklaim China telah menahan informasi mengenai virus corona baru.

Bantahan tersebut tercantum dalam artikel setebal 30 halaman dengan 11 ribu kata yang diunggah di situs web Kemlu pada Sabtu malam (9/5) yang dibacakan pada konferensi pers Minggu (10/5).


"Seperti yang dikatakan Lincoln, anda dapat membodohi beberapa orang sepanjang waktu dan membodohi semua orang beberapa saat, tetapi anda tidak bisa membodohi semua orang sepanjang waktu," demikian kalimat pembuka artikel tersebut, melansir Reuters.

Beberapa tuduhan yang dibantah oleh Kemlu China di antaranya laporan media yang menyatakan orang Amerika sudah terinfeksi Covid-19 sebelum kasus pertama di Wuhan.

"Tidak ada bukti yang menunjukkan itu terjadi," kata artikel tersebut.

Bantahan keras juga dilayangkan untuk tuduhan bahwa virus corona sengaja dibuat atau bocor dari Institut Virologi Wuhan. Menurut artikel tersebut, semua bukti justru menunjukkan virus corona bukanlah buatan manusia, dan institut tersebut tidak mampu untuk mensintesis virus corona baru.

Dalam artikel tersebut, Kemlu juga membantah klaim bahwa China tidak memberkan informasi kepada komunitas internasional secara tepat waktu.

Sebuah laporan yang dirilis majalah Der Spiegel pada Jumat (8/5)mengutip agen mata-mata BND Jerman, mengungkapkan upaya awal China untuk menahan informasi telah menelan biaya empat hingga enam minggu bagi dunia, yang dapat digunakan untuk melawan virus.

Artikel itu juga menolak kritik Barat atas penanganan Beijing terhadap kasus Li Wenliang, seorang dokter berusia 34 tahun yang telah berusaha meningkatkan alarm atas wabah virus baru di Wuhan.

Artikel kementerian mengatakan Li bukan "pelapor" dan dia tidak pernah ditangkap, bertentangan dengan banyak laporan Barat. Namun, artikel itu memang menyebutkan bahwa Li ditegur oleh polisi karena "menyebarkan desas-desus".

Selanjutnya, artikel tersebut juga menolak penyebutan "Virus China" atau "Virus Wuhan" yang dipelopori oleh Presiden Donald Trump. Mengutip dokumen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), artikel tersebut menyebut nama virus tidak boleh spesifik negara.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya