Berita

Johnson & Johnson diketahui merupakan produsen obat-obatan, peralatan medis, dan barang konsumsi multinasional yang berkantor pusat di New Jersey, Amerika Serikat/Net

Dunia

COVID-19

Johnson & Johnson Pede Bisa Produksi Satu Miliar Vaksin Covid-19 Tahun Depan

SENIN, 11 MEI 2020 | 00:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa perawatan kesehatan Amerika Serikat, Johnson & Johnson yakin dapat memproduksi vaksin virus corona atau Covid-19 secara massal tahun depan.

Johnson & Johnson diketahui merupakan produsen obat-obatan, peralatan medis, dan barang konsumsi multinasional yang berkantor pusat di New Jersey.

Kepala ilmuwan ilmiah perusahaan tersebut, Dr. Paul Stoffels mengklaim bahwa pihaknya bisa menghasilkan satu miliar vaksin virus corona tahun depan.


"Kami memulai uji klinis pada bulan September dan mudah-mudahan memiliki data pada akhir tahun ini," kata Stoffels seperti dikabarkan CNN (Minggu, 10/5).

Dia menambahkan, pihaknya kini sedang bekerja menuju satu miliar vaksin untuk tahun depan.

Menurutnya, Johnson & Johnson meningkatkan produksi dan akan mulai memproduksi vaksin akhir tahun ini.

Stoffels juga menambahkan, uji klinis perlu dilakukan untuk menunjukkan bahwa itu efektif, dan itu akan memakan waktu.

"Kami akan memiliki beberapa vaksin yang tersedia tahun ini, tetapi akan tergantung pada pihak berwenang untuk memutuskan apakah itu dapat digunakan lebih awal, sebelum data kemanjuran tersedia," tekannya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya