Berita

Kapal penangkap ikan/Net

Dunia

Jenazah ABK WNI Kapal China Yang Meninggal Di Korea Selatan Sudah Dipulangkan

MINGGU, 10 MEI 2020 | 16:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kementerian Luar Negeri mengungkapkan, jenazah "EP" yang merupakan anak buah kapal (ABK) WNI yang bekerja di kapal ikan China, Long Xing 629 sudah dipulangkan ke keluarganya.

Disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam press briefing pada Minggu (10/5), jenazah "EP" diberangkatkan bersama 14 ABK WNI dari Bandara Incheon pada Jumat pagi (8/5) dan tiba pada pukul 15.15 WIB dengan selamat.

"Jenazah telah diterbangkan dari Jakarta kemarin pada pukul 12.45 menuju Kualanamu. Hari ini, direncanakan jenazah akan dibawa ke rumah duka," ujar Retno.


Retno mengungkapkan, ia sudah melakukan pembicaraan secara langsung dengan ayah "EP" pada Minggu siang untuk menyampaikan duka secara mendalam.

Pihak Kemlu juga akan menemui keluarga "EP" guna mengembalikan barang-barang pribadi yang bersangkutan.

"Selain itu, saya juga sampaikan kepada ayah almarhum, pemerintah akan bekerja keras agar hak-hak almarhum dapat segera diselesaikan oleh perusahaan," terang Retno.

"EP" adalah ABK WNI dari kapal ikan Long Xing 629 yang berlabuh di Busan pada bulan lalu. Ia meninggal dunia di Busan Medical Center pada 27 April 2020 dengan diagnosis pneumonia.

Sebelumnya, menurut keterangan para ABK WNI, "EP" sempat mengalami batuk berdarah sebelum dibawa ke rumah sakit.

Selain "EP", tiga ABK WNI lain yang meninggal dunia di atas kapal Long Xing 629 dilarungkan ke laut.

Saat ini, pemerintah Indonesia sedang menyelidiki aturan terkait pelarungan tersebut dan dugaan adanya pelanggaran hak asasi manusia terhadap para ABK WNI ketika bekerja di kapal-kapal ikan China.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya