Berita

Elon Musk/Net

Dunia

Elon Musk Ancam Pindahkan Markas Tesla Dari California Jika Dilarang Beroperasi

MINGGU, 10 MEI 2020 | 11:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

CEO Tesla, Elon Musk mengancam akan memindahkan basis perusahaannya keluar California jika pemerintah negara bagian tidak segera mencabut larangan operasi pabriknya tersebut.

Dalam gugatan yang diajukan pihak Tesla ke pengadilan federal, perusahaan menuding Departemen Kesehatan Distrik Alameda telah melampaui batas kewenangan federal untuk menutup pabrik.

Dalam tuntutan tersebut, perusahaan berdalih, para pekerja dapat diizinkan bekerja selama tinggal di rumah California.


"Terus terang, ini yang terakhir. Tesla sekarang akan memindahkan markas besarnya dan program-program mendatang ke Texas/Nevada segera," cuit Musk dalam akun Twitter-nya seperti dilansir 9News, Minggu (10/5).

Musk sendiri adalah tokoh yang vokal menentang aturan pembatasa sosial, khususnya setelah perusahaannya mengalami penurunan pendapatan pada kuartal pertama 2020.

Berdasarkan perintah pembatasan sosial, perusahaan-perusahaan Tesla dipaksa untuk menutup pabriknya mulai 23 Maret hingga akhir Mei untuk membantu mencegah penyebaran virus corona baru (Covid-19).

Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (9/5), Departemen Kesehatan Distrik Alameda mengaku telah bekerja sama dengan Tesla untuk mengembangkan rencana keselamatan yang memungkinkan pabrik Fremont dibuka kembali sambil melindungi para pekerja.

"Kami berharap untuk mencapai kesepakatan tentang rencana keselamatan yang tepat segera," kata pernyataan itu.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya