Berita

Proses evakuasi WN AS yang tewas mengenaskan di Kuta/Ist

Nusantara

WN AS Ditemukan Tewas Mengenaskan Di Sebuah Vila Kawasan Kuta

KAMIS, 07 MEI 2020 | 21:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seorang warga negara asing asal Amerika Serikat ditemukan tewas di dalam kamar salah satu villa kawasan Seminyak, Kuta, Badung, Kamis (7/5).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada menyampaikan, WNA tersebut bernama Darell (50). Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan, di mana kaki dan kulitnya sudah menghitam. Bau busuk pun tercium menyengat dari tubuhnya.

Berdasarkan identifikasi dari pihak Inafis Kepolisian, korban diperkirakan sudah meninggal sejak 3 hari lalu.


Darell diketahui tidak keluar kamarnya yang berada di lantai dua sejak tiga hari lalu. Tim SAR yang menerima laporan adanya mayat di villa kawasan Seminyak itu langsung melakukan upaya evakuasi.

"Kami terima laporan dari anggota BPBD Badung pukul 15.45 Wita, selanjutnya langsung mengerahkan 6 orang rescue," terang Darmada lewat siaran persnya, Kamis (7/5).

Bobot badan korban yang cukup besar menjadi kesulitan tim SAR untuk melakukan upaya evakuasi.

"Membutuhkan banyak personel hingga harus menambah personel dan terpaksa tim membobol jendela kamar untuk mengeluarkan korban" jelasnya.

Pada saat melakukan evakuasi, seluruh tim mengenakan pakaian dan peralatan pelindung diri lengkap. Lantaran kamar berada di lantai atas, tim akhirnya memutuskan jenazah diikatkan dikasur dan diturunkan melalui jendela sampai ke lantai dasar.

Pukul 18.35 Wita, proses evakuasi selesai dan selanjutnya jenazah dibawa menuju RS Sanglah menggunakan kendaraan bak terbuka dan diikuti ambulans BPBD Badung. Selama evakuasi berlangsung melibatkan tim SAR gabungan dari Basarnas Bali, Polsek Kuta, BPBD Badung, Pecalang Desa Kuta, kerabat korban serta masyarakat setempat.  

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya