Berita

Najwa Shihab/Net

Publika

Najwa, Kritikmu Bikin Politisi Bergidik

KAMIS, 07 MEI 2020 | 18:14 WIB

NAJWA bikin ulasan direkam video berdurasi hampir lima menit, isinya topik terkini. Sepak terjang para anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Najwa bicara lugas seperti biasa. Mempertanyakan kegiatan anggota DPR yang lebih memprioritaskan pembahasan produk beberapa UU yang tidak relevan dengan kondisi saat ini.

Najwa sebagai figur media publik yang sudah sangat dikenal tentu merupakan referensi kalau tidak mau disebut sumber 'public report' yang selalu dinanti-nantikan.


Reportasenya proposional dan menyajikan koreksi yang baik bagi kepentingan masyarakat luas. Najwa bukan komentator abal-abal. Cermin profesionalisme selalu hadir baik selaku host diskusi maupun pengulas verbal.

Menjadi menarik manakala dalam hitungan jam setelah Narasi Najwa tayang, para tuan dan puan DPR ada yang bereaksi over dosis. Ini bagi publik malah pertanda ada sesuatu yang luar biasa dari tayangan itu.

Seperti biasa kalau sudah begitu simpatik netizen yang juga sudah merasa hambar dengan kinerja DPR mengalir deras kepada Najwa.

Alih-alih menggugat tayangan Najwa, maka sebaiknya perbesar saja jiwa besar sebagai wakil rakyat. Pandailah menanggapi suara rakyat bahkan narasi seorang Najwa sekalipun.

Justru kehadiran kritikan rakyat yang disuarakan Najwa itu dapat menjadi alat pelindung dewan untuk introspeksi diri terhadap kekurangannya menyampaikan informasi kinerjanya kepada rakyat yang diwakilinya itu.

Memang janggal bila dukungan DPR saat berperang terhadap epidemi Covid-19 ini menjadi kalah urusannya dengan berbagai RUU yang tidak mempunyai daya mematikan semacam virus itu.

Najwa yang kepeduliannya demikian tinggi terhadap masalah-masalah yang menyangkut rakyat banyak dengan motto narasinya, Kebaikan Tanpa Sekat mestinya dipandang sebagai mitra demokrasi jujur yang mumpuni.

Apa yang Najwa sampaikan hanyalah kritikan aktual atas topik yang tengah berlangsung didepan mata rakyat dan ini adalah demokrasi yang mendidik, jadi tuan atau puan politisi DPR tak perlulah anda bergidik...

Adian Radiatus
Pemerhati Sosial

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya