Berita

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN, I Made Suprateka/Net

Bisnis

Tarif Setrum Diduga Naik, PLN: Pada Dasarnya Tidak Ada Masalah

RABU, 06 MEI 2020 | 18:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perilaku konsumtif masyarakat disinyalir menjadi salah satu penyebab membengkaknya tagihan listrik saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan work from home pandemik Covid-19.

“Di tengah protokol Covid-19, ada perubahan mekanisme, behavior selama dua minggu PSBB," kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN, I Made Suprateka, Rabu (6/5).

Adapun perhitungan yang dilakukan dalam menentukan tarif listrik yakni dengan mengambil rata-rata penggunaan listrik selama tiga bulan belakangan.


Memang, ia menyebut ada perubahan tarif listrik yang sebelumnya tidak begitu dirasakan masyarakat. Namun dia menilai hal itu wajar terjadi.

“Tanpa kita sadari semua, Maret terjadi PSBB, mulai WFH. Keanehan pertumbuhan Kwh yang digunakan Maret cukup tinggi, mereka mulai 70 KWH, jadi realisasi konsumsi mereka 70 Kwh, tapi kita catat 50 Kwh. Ini pada dasarnya tidak ada masalah," tegasnya.

"Ketika di bulan April kebijakan PSBB sudah full 30 hari. Di sini kemudian tercatat 90 Kwh plus 20 kwh yang carry over dari bulan Maret, munculnya jadi 110. Inilah yang menjadi polemik kita, seolah-olah naik 200 persen. Memang kami sadari butuh komunikasi yang lebih baik,” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya