Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Peneliti: Walau Pandemik Covid-19 Berakhir Virus Corona Tidak Benar-benar Musnah.

RABU, 29 APRIL 2020 | 07:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketika Pandemik Covid-19 semakin meluas dan mengubah kehidupan manusia, banyak orang yang bertanya-tanya kapankah pandemik ini berakhir?

Sebagian memperkirakan wabah ini akan mereda dalam beberapa bulan ke depan, namun ada juga yang mengatakan hingga akhir tahun. Tidak ada yang bisa memprediksi dengan pasti.

Namun, walau pandemik ini berakhir, virus corona baru tidak benar-benar musnah. Ilmuwan dari China mengatakan virus ini tidak akan bisa diberantas tuntas.  Patogen kemungkinan akan kembali dalam periode gelombang waktu tertentu seperti flu.


Menurut ilmuwan tersebut, tidak mungkin virus baru akan menghilang begitu saja, layaknya SARS yang berkembang 17 tahun lalu, yang menginfeksi beberapa orang tanpa menimbulkan gejala yang jelas seperti demam, seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (28/4).

Penelitian yang dilakukan ilmuwan China menemukan pembawa asimptomatik ini menyulitkan karena mereka turut menularkan virus tanpa terdeteksi. Dengan SARS, mereka yang terinfeksi menjadi sakit parah. Begitu mereka dikarantina, virus itu berhenti menyebar.

Sebaliknya, China masih menemukan lusinan kasus virus corona yang tidak bergejala setiap hari, meskipun mereka telah mampu mengendalikan pandemi ini.

"Ini sangat mungkin menjadi epidemi yang hidup berdampingan dengan manusia untuk waktu yang lama, menjadi musiman dan berkelanjutan dalam tubuh manusia," ujar Jin Qi, Direktur Institute of Pathogen Biology di institut penelitian medial top Tiongkok.

Beberapa ahli kesehatan menyatakan virus telah menyebar melalui populasi yang lebih kecil.

Sementara, negara-negara seperti Swedia memutuskan untuk menghentikan lockdown. Anthony Fauci, direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS (NIAID), mengatakan Covid-19 dapat menjadi penyakit musiman, seperti yang telah dibuktikan oleh kasus-kasus yang sekarang muncul di negara-negara di belahan bumi selatan, saat memasuki musim dingin.

Lebih dari 3 juta orang telah jatuh sakit dan lebih dari 210 ribu orang tewas karena pandemi global ini.

"Virus ini peka terhadap panas, tetapi pada suhu 56 derajat celcius selama 30 menit. Sementara cuaca tidak akan pernah sepanas itu. Jadi secara global, bahkan selama musim panas, kemungkinan kasus turun secara signifikan kecil," kata Wang Guiqiang, kepala departemen penyakit menular di Peking University First Hospital.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya