Berita

Foto: Kemenko Marves

Kesehatan

Hercules TNI AU Jemput Bantuan APD Dari Yayasan Ishihara Taiwan Di Phnom Penh

SABTU, 25 APRIL 2020 | 12:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi bersama TNI Angkatan Udara berhasil mendatangkan bantuan dari sebuah yayasan di Taiwan berupa 140 ribu Alat Pelindung Diri (APD) dengan kualitas terbaik dari Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (25/4).

Yayasan Ishihara memesan set APD tersebut dari pabriknya di Phnom Penh. Bantuan ini adalah bagian dari program bantuan yayasan tersebut untuk penanganan wabah Covid-19 di Indonesia.

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan kepada Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, permohonan agar dapat menggunakan fasilitas TNI AU untuk melakukan penjemputan ke lokasi pabrik APD tersebut.


Seperti diketahui, krisis pandemik yang melanda dunia saat ini menyebabkan krisis APD di seluruh dunia. Hampir semua negara yang terjangkit pandemik ini mengalami kelangkaan APD.

"Hal inilah yang kami apresiasi. Di tengah langka dan sulitnya mendapatkan APD, baik itu berupa baju risiko tinggi, baju pelindung biasa atau bahkan masker, kita masih bisa mendapatkannya, bahkan dengan kualitas yang terbaik. Apresiasi tertinggi juga kami sampaikan kepada pimpinan TNI AU yang telah membantu mengirimkan pesawat Hercules beserta awaknya ke Phnom Penh untuk menjemput bantuan ini," ujar Purbaya Yudhi menyambut kedatangan pesawat TNI AU Hercules C130 tersebut.

Pesawat bersama 13 awaknya berangkat dari Pangkalan AU Halim Perdanakusuma pada Jumat pagi (24/4) untuk menjemput bantuan seberat 12.256 kg yang terdiri 140 ribu set APD bernilai 540.000 doar AS.

Setelah bermalam di Pangkalan Udara Kepulauan Natuna, Sabtu pagi pesawat ini melanjutkan perjalanan ke Jakarta.   

Yayasan ini secara keseluruhan mengirimkan 15 set ventilator, 140 ribu set APD, 20 ribu alat pelindung wajah, dan masker medis sebanyak 300 ribu buah yang dipesan dari beberapa negara yaitu Kamboja, Filipina dan Taiwan sendiri.

Menurut Yayasan tersebut bantuan medis yang dikirimkan dalam tiga gelombang tersebut adalah produk-produk dengan kualitas terbaik.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:18

Pengiriman Pasukan ke Gaza Harus Lewat Mekanisme PBB

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:51

Lapangan Banteng Disiapkan Jadi Lokasi Halalbihalal Warga Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:09

Ekspor Ikan RI dari Januari Hingga Lebaran 2026 Capai Rp16,7 Triliun

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:51

Mengulas Kisah Leluhur Nabi Muhammad

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:27

Gema Takbir Idulfitri Ubah Nuansa Angker Lawang Sewu

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:59

TNI dan Gapoktan Songsong Asta Cita Lewat Panen Raya di Merauke

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:45

Kerajaan Nusantara dan Cadangan Devisa Emas

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:17

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:58

Darurat Keselamatan Maritim

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:28

Selengkapnya