Berita

Politisi PKS Nasir Djamil/Net

Politik

Andi Taufan Mundur Momentum Emas Bagi Jokowi Bubarkan Staf Khusus Milenial

JUMAT, 24 APRIL 2020 | 12:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Langkah Andi Taufan Garuda Putra mengundurkan diri sebagai Staf Khusus Presiden Joko Widodo dari kalangan milenial harus benar-benar dimanfaatkan. Jokowi harus memakai momentum ini untuk membubarkan para stafnya dari kalangan milenial itu.

Begitu kata politisi PKS Nasir Djamil saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (24/4).

“Kalau sudah dua yang mundur, maka ini momentum emas bagi Presiden Jokowi untuk membubarkan unit staf khusus tersebut,” ujar Nasir kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (24/4).


Menurutnya, karekter Staf Khusus Milenial Presiden sudah semakin jelas. Meski masih tergolong muda, mereka ternyata telah tergiur dengan proyek-proyek di pemerintahan.  

“Meskipun masih muda. Mereka ternyata manusia, maksudnya bahwa mereka juga tergiur dengan proyek-proyek di pemerintahan,” bebernya.

Dengan tegas, anggota Komisi III DPR itu meminta agar Presiden Joko Widodo membubarkan seluruh staf khusus kepresidenan lantaran tidak memiliki kinerja yang jelas.

“Presiden Jokowi jangan ragu untuk membubarkan unit staf khusus milineal. Tupoksi mereka tidak jelas dan tindakan beberapa mereka telah menyimpangi asas-asas umum penyelenggaraan pemerintahan,” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya