Dalam rangka membantu pemerintah menangani pandemik virus corona baru (Covid-19), Satgas Lawan Covid-19 DPR RI terus mendistribusikan bantuan berupa alat perlindungan diri (APD) ke sejumlah rumah sakit di berbagai daerah. Salah satunya Rumah Sakit Dr Moewardi, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (22/4).
Bantuan yang disalurkan tim Satgas Lawan Covid-19 DPR RI ini berupa 50 set APD, 1.000 set masker medis, 350 paks obat-obatan herbal Herbavit, 20 pak kacamata pelindung, 40 pak alat rapid test, dan 25 boks obat batuk, yang diterima langsung oleh jajaran direksi RS Dr Moewardi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran tenaga medis, juga semua pihak yang memungkinkan penanganan kesehatan menjadi terus berjalan baik. Tenaga medis telah berjuang dengan pengorbanan, kita harus mengapresiasi dan menghargai jerih payah mereka,†ujar Deputi Logistik Satgas Lawan Covid-19 DPR RI, Muchamad Nabil Haroen, kepada wartawan, Rabu (22/4).
Pihaknya juga memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Kota Surakarta yang telah sigap serta tanggap dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya.
“Bahkan, pada jauh hari, Pemkot Surakarta telah menetapkan status KLB, guna merespons perkembangan penyebaran virus corona dan menangani pasien,†lanjut Nabil.
Selain itu, anggota Komisi IX DPR RI ini mengajak organisasi massa dan kepemudaan untuk membantu Pemkot dalam menjaga ketahanan pangan warga, terutama untuk warga yang tak mampu.
“Kita perlu bergerak bersama, dengan mendata pada skala RT, warga-warga miskin yang tidak bisa bekerja (karena pandemik Covid-19) dan membutuhkan bantuan pangan. Setelah itu, kita bisa bersama-sama mendata orang kaya/mampu yang mau berderma bahan makanan selama 2-3 bulan ini. Selanjutnya, pemerintah Kota Surakarta memastikan pasokan bahan pangan, sekaligus menyiapkan skema bantuan jika RT, RW, Kelurahan, dan Kecamatan tidak mampu mengatasi,†jelas Gus Nabil, sapaan akrabnya.
Masih mewakili DPR RI, Nabil Haroen juga memimpin penyerahan bantuan kepada Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Bantuan yang diterima oleh Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Boyolali, H. Masruri, itu terdiri dari 50 set APD, 20 set kacamata pelindung, 1.000 masker medis, 80 unit alat
rapid test, 280 pak obat herbal, serta 20 boks obat batuk.
Dalam kesempatan itu Gus Nabil menyampaikan apresiasinya atas kebijakan Pemkab Boyolali yang tanggap dalam pencegahan penyebaran Covid-19.
"Krisis Covid-19 menyebabkan pelambatan ekonomi, sehingga membuat susah berbagai pihak. Pemerintah Desa dan Kabupaten Boyolali harus bersama-sama mengajak warga untuk melakukan isolasi mandiri dan menangani pasien Covid-19 secara cepat," pungkas Ketua Umum PP Pagar Nusa Nahdlatul Ulama itu.