Berita

Azis Syamsuddin/RMOL

Politik

Golkar Terus Pantau Perkembangan Perppu Corona Yang Menuai Polemik

SENIN, 20 APRIL 2020 | 17:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai politik koalisi pemerintah dikabarkan tidak semuanya setuju dengan Perppu 1/2020 terkait Covid-19 sebagai produk hukum karena tidak berpihak pada rakyat kecil.

Menyikapi hal tersebut, politisi senior Partai Golkar, Azis Syamsuddin enggan berkomentar lebih dalam. Pasalnya, partai yang dinaunginya merupakan bagian dari parpol koalisi pemerintah.

Pihaknya masih menunggu perkembangan Perppu 1/2020 yang menuai polemik di kalangan masyarakat.


"Ya kita kan kalau sebagai standing position parpol koalisi pemerintah, jadi nanti kita lihat perkembangannya seperti apa. Ya nantilah ada ketua fraksi yang akan berkomentar," ujar Azis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/4).

Wakil ketua DPR ini menyampaikan bahwa Partai Golkar akan senantiasa mengedepankan kepentingan bangsa dalam hal kebijakan pemerintah.

"Kita tunggu. InsyaAllah kita akan melakukan untuk kepentingan bangsa dan negara kita gitu ya," tambahnya.

Disinggung mengenai Perppu 1/2020 tercetus dari Menku Sri Mulyani, dan tidak melibatkan pejabat dari parpol koalisi pemerintah dalam hal ini Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian. Azis mengatakan bahwa selama ini dia tidak mengetahui hal itu.

"Coba kamu tanya saja ke Pak Menko (Airlangga), beliau tidak menyampaikan ke saya (soal pembahasan perppu) prosesnya gimana, pembahasannya seperti apa saya enggak tahu gimana," sebut Azis Syamsuddin.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya