Berita

Jubir pemerintah dalam penangangan Covid-19, Achmad Yurianto/Net

Politik

JK Sebut Penanganan Covid-19 Tidak Maksimal, Begini Respons Jubir Pemerintah

SENIN, 20 APRIL 2020 | 11:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mengkritik pemerintah dalam menangani Covid-19 di Indonesia yang dinilainya tidak maksimal.

Meski terkait dengan kritikan JK, jurubicara pemerintah dalam penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, enggan mengomentari pendapat pihak lain terkait penanganan wabah virus yang bermula dari Wuhan, China.

“Tidak ada tanggapan, enggak usah tanya ke saya, ke Gugus Tugas saja. Saya enggak mau menanggapi,” ujar Yurianto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/4).


“Fokus saya sekarang dalam hal kesehatan. Soal penanganan tanya ke Gugus Tugas,” imbuhnya.

Sebelumnya, Yurianto sempat menyampaikan saat ini fokus utamanya memang memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penularan Covid-19 yang membahayakan siapapun.

“Bagi kami, sekarang fokus pada memutus mata rantai Covid-19 ini. Bantu saya sosialisasi kepada masyarakat,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya