Berita

Politisi PDIP Aria Bima/Net

Politik

Rekan Satu Partai Mulai Cermati Kaum Oligarki Yang Dimaksud Masinton

SENIN, 20 APRIL 2020 | 11:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu telah tegas menyatakan ketidaksetujuannya dengan Perppu 1/2020.

Dengan lantang anggota Komisi III DPR itu menyebut bahwa Perppu Corona penuh dengan kepentingan kaum oligarki. Bahkan perppu itu kata Masinton telah menyabotase konstitusi.

Namun demikian, pendapat tersebut sepertinya baru sebatas pribadi, belum sikap partai. Ini tercermin dari pernyataan rekan satu partai Masinton, Aria Bima.


Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu mengaku baru mempelajari apa yang dimaksud oleh Masinton dengan kaum oligarki.

“Kemarin saya baca komen Masinton soal perppu. Saya baru cermati mana yang oligarki,” singkat Aria Bima kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/4).

Masinton Pasaribu dalam akun Twitternya tegas menyebut bahwa Perppu 1/2020 merupakan bagian dari sabotase konstitusi.

“Perppu 1/2020 kepentingan nyata kaum oligarki. Toean.. Ini bukan perppu, ini sabotase konstitusi," tulis Masinton di akun Twitternya, @Masinton, Sabtu, (18/4).

“Perppu adalah peraturan pemerintah pengganti Undang-undang. Bukan menggantikan Undang-undang Dasar. Ini yang saya sebut sebagai sabotase konstitusi," sambungnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya