Berita

Atik menyumbangkan 1 ton beras hasil panennya untuk warga Kota Semarang/RMOLJateng

Nusantara

Bukan Dari Konglomerat, 1 Ton Beras Ini Disumbangkan Seorang Petani

JUMAT, 03 APRIL 2020 | 14:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bantuan sembako untuk warga terdampak Covid-19 terus mengalir. Baik dari perusahaan melalui program CSR-nya maupun pribadi karena rasa empatinya.

Salah satu bantuan berasal dari seorang petani asal Pemalang, Jawa Tengah. Terdorong rasa empatinya, petani ini menyumbangkan satu ton beras untuk meringankan warga Kota Semarang yang terdampak Covid-19.

Bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh sang petani, Atik, kepada Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, di Balai Kota Semarang, Jumat (3/4).


Hendi, panggilan akrab Walikota Semarang menyampaikan terima kasih atas kepedulian seorang petani Pemalang terhadap warga Kota Semarang, khususnya yang terdampak Covid-19.

"Saya mewakili warga Kota Semarang menyampaikan terima kasih atas bantuan Bu Atik yang notabenenya seorang petani, tapi memiliki kepedulian yang luar biasa. Saya hanya bisa mendoakan semoga bantuan ini bermanfaat untuk warga dan mendoakan Bu Atik diberi kesehatan," ujar Hendi saat menerima beras bantuan.

"Bantuan sembako dari masyarakat nantinya akan didistribusikan melalui Dinas Sosial Kota Semarang supaya tepat sasaran," imbuh Hendi, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Sementara itu, saat ditanya kenapa menyumbang di Kota Semarang, dengan malu-malu Atik menyatakan karena dengan penyebaran Covid-19 ini banyak warga Kota Semarang yang mendadak tidak bisa bekerja.

"Kebetulan saya pas panen, makanya saya bawa ke Semarang untuk sedikit meringankan beban warga. Apalagi akibat Covid-19 ini banyak warga yang tiba-tiba tidak bisa bekerja," ujar Atik.

Atik juga berharap khususnya warga Kota Semarang yang terdampak virus corona diberikan kesehatan, kesabaran, dan selalu menjaga kebersihan.

"Mudah-mudahan wabah ini segera berakhir, supaya warga bisa beraktivitas normal kembali," pungkas Atik.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya