Berita

Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Chusnunia Chalim, mengumumkan ada 2 pasien positif corona yang sembuh/RMOLLampung

Nusantara

Hasil Tes Swab Pertama, 2 Pasien Positif Corona Di Lampung Dinyatakan Sembuh

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 11:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Warga Lampung diminta untuk tidak panik dalam menghadapi wabah virus corona (Covid-19). Karena, dengan perawatan yang tepat dan konsisten, pasien yang sebelumnya dinyatakan positif pun terbukti bisa sembuh.

Di antaranya adalah dua pasien yang sebelumnya dipastikan terjangkit Covid-19. Setelah melewati tes swab pertama, keduanya sudah dinyatakan negatif atau sembuh.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Chusnunia Chalim,  dalam konferensi pers di Aula Kantor Gubernur Lampung, Rabu (1/4).


“Alhamdulillah dua pasien sudah dinyatakan sembuh, yaitu pasien 01 dan pasien 03. Kami minta masyarakat tidak panik dan tetap tenang,” kata Nunik, sapaan Wagub, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Kepala Dinas Provinsi Lampung, Reihana, membenarkan hal tersebut. Data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung per 1 April 2020 menyebutkan, dari 8 kasus covid-19 di Lampung, 2 orang dinyatakan sembuh, 1 orang meninggal, dan 5 orang masih dalam perawatan.

Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 998 orang, lalu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meningkat menjadi 14 orang, dan pasien negatif 10 orang.

Reihana menambahkan, hasil tes swab pertama dua pasien tersebut sudah dinyatakan negatif. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil tes swab kedua sebelum kedua pasien dibolehkan pulang ke rumah.

“Kami masih menunggu hasil lab untuk kedua kalinya. Hasil lab pertama untuk pasien 01 dan 03 negatif tapi ada syarat, hasil lab dua kali negatif baru pulang ke rumah. Setelah pulang ke rumah pasien tetap diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan beristirahat,” tandasnya.  

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya