Berita

DPP KNPI bantu masyarakat di Kampung Melayu/Istimewa

Nusantara

Gandeng Bamus Betawi, DPP KNPI Bagi-Bagi Makanan Dan Hand Sanitizer Di Kampung Melayu

MINGGU, 29 MARET 2020 | 00:12 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPP KNPI berusaha membantu masyarakat yang terdampak wabah corona akibat larangan beraktivitas di luar ruma. Bersama Bamus Betawi Pimpinan H Oding, DPP KNPI memberikan bantuan nasi boks dan hand sanitizer kepada warga di daerah Kampung Melayu.

"Hari ini kami dari DPP KNPI bersama Bamus Betawi terjun langsung ke masyarakat. Kami membagikan nasi boks dan hand sanitizer. Ini berkat bantuan dari donatur yang mendukung kegiatan KNPI," ucap Ketua DPP KNPI, Haris Pertama, dalam keterangannya, Sabtu (28/3).

Sebanyak 400 boks nasi siap saji dibagikan dari pintu ke pintu di kawasan padat penduduk tersebut.


"Ini upaya kami membantu pemerintah di tengah bencana nasional nonalam yaitu Covid-19," imbuh Haris.

Dalam kesempatan tersebut KNPI dan Bamus Betawi juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penanganan awal bahaya virus corona ini. Yaitu dengan mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan yang diawali dengan rajin mencuci tangan.

"Kami berikan hand sanitizer kepada masyarakat. Kami juga memberikan edukasi terkait dengan cuci tangan yang benar. Hand sanitizer ini adalah untuk membantu ketika sulit mendapatkan air mengalir. Karena yang paling bagus cuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir," ungkap Haris.

"Kami juga mengajak kepada seluruh pengurus DPP KNPI untuk terus memberikan edukasi dan menyampaikan informasi yang benar terkait Covid-19 ini agar tidak terjadi hoaks di masyarakat," tambahnya.

Sebelumnya, KNPI bersama dengan PP KAMMI juga telah melakukan kegiatan yang sama di Jalan Cikoko, Jakarta Selatan dengan membagikan 400 nasi boks dan hand sanitizer.

"Kami akan terus berkolaborasi dengan beberapa OKP yang ada untuk membantu masyarakat di tengah wabah ini. Semangat kami tentu menjadi harapan baru bagi warga dan ini menjadi Energy of Harmony," demikian Haris.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya