Berita

Anies Baswedan di acara diskusi Deddy Corbuzier/Repro

Nusantara

Anies: Jangan Anggap Indonesia Beda, Yang Terjadi Di Negara Lain Adalah Sumber Pelajaran Hadapi Covid-19

SABTU, 28 MARET 2020 | 23:22 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Di tengah wabah virus Corona baru (Covid-19) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan bahwa saat ini Indonesia memili tantangan yang sangat besar.

Anies memprediksi wabah Covid-19 ini akan berlangsung tidak mudah dan memakan waktu yang cukup lama.
Pandangan Anies itu disampaikan saat menjadi narasumber di acara diskusi Closethedoor Corbuzier diskusi di akun youtube channel Deddy Corbuzier, Jumat (27/3).

Dalam acara bertajuk "Jakarta Gawat Darurat" itu, Anies mengajak seluruh komponen bangsa untuk belajar dari berbagai negara yang sudah terjangkit wabah Covid-19. Ia menegaskan bahwa Indonesia sama dengan negara lain.

Dalam acara bertajuk "Jakarta Gawat Darurat" itu, Anies mengajak seluruh komponen bangsa untuk belajar dari berbagai negara yang sudah terjangkit wabah Covid-19. Ia menegaskan bahwa Indonesia sama dengan negara lain.

"Bahwa apa yang terjadi di negara-negara lain adalah sumber pelajaran buat kita, jangan anggap Indonesia beda, kita sama-sama manusia," demikian kata Anies mengawali perbincangan dengan Deddy.

Mantan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan ini menyebutkan bahwa virus Corona tidak mengenal level sosial ekonomi. Dengan suara serak Anies menegaskan bahwa Covid-19 bisa menjangkit siapa aja.

Untuk itu, sejak awal saat berkomunikasi dengan Deddy sebelum wabah Covid belum membeludak, ia meminta dibantu menjangkau kalangan milenial agar diajak menyadari bahwa Covid-19 merupakan masalah serius.

Mengacu pada data di berbagai belahan dunia, masyarakat yang paling rentan adalah kalangan pemuda dengan rentang usia 21-40 tahun.

"Ini masalah yang harus dikerjakan seluruh komponen bangsa, baik pemerintah dan masyarakat. Teman-teman muda harus sadar bahwa tingkat penularan paling tinggi ada di mereka. Di seluruh dunia datanya begitu," jelas Anies.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya