Berita

Presiden Jokowi saat berada disamping jenazah ibundanya Sujiatmi/Net

Nusantara

Sampaikan Pesan Jokowi, Ganjar: Hindari Kerumunan, Seluruh Masyarakat Diimbau Doakan Ibu Sujiatmi Dari Rumah

KAMIS, 26 MARET 2020 | 00:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Di tengah kondisi kota Solo yang berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) virus Corona, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan pesan pendek dari keluarga Jokowi.

Terkait dengan meninggalnya ibunda Presiden Jokowi, atas permintaan dari  pihak keluarga, Ganjar menyampaikan pesan singkat kepada masyarakat khususnya di wilayah Solo dan sekitarnya.

Kata Ganjar, pihak keluarga meminta agar masyarakat tidak datang melayat dan cukup mendoakan dari rumah saja.  Tujuannya, agar nantinya tidak banyak terjadi kerumuman masyarakat di rumah duka.


"Pangdam dan saya diminta  untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat atas belasungkawa. Terima kasih atas doa semuanya," jelas Ganjar, Rabu malam (25/3) seperti yang dikutip dari Kantor Berita RMOL Jateng.

Keluarga juga berharap agar besok seluruh masyarakat agar mendoakan almarhumah ibunda Jokowi  dari rumah masing-masing agar tidak terjadi kerumunan.

Ganjar sebut pihak keluarga akan sangat bahagia, sangat senang dan akan menghormati jika warga masyarakat bisa mendoakan dari rumah. Hal tersebut dirasakan  cukup ditengah kondisi yang terjadi saat ini.

"Saya kira pesan pendek ini kita sampaikan kepada seluruh masyarakat agar semua besok bisa mendoakan dari rumah saja," pesannya.

Diketahui Ibunda presiden Joko Widodo, Sri Sujiatmi Notomiharjo Rabu (25/3) sekitar pukul 16.45 WIB menghembuskan nafas terakhir di RS DKT Solo. Rencananya proses pemakaman akan dilakukan Hari ini Kamis (26/3) di Mundu Kabupaten Karangnyar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya