Berita

Stadion Jalak Harupat/Net

Nusantara

Stadion Si Jalak Harupat Akan Jadi Lokasi Rapid Test Covid-19 Massal

SENIN, 23 MARET 2020 | 00:02 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Stadion utama Si Jalak Harupat (SJH) yang berada di Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, akan dijadikan lokasi rapid test massal virus corona (covid-19) untuk area Bandung Raya.

Bupati Bandung Dadang M Naser menyebut, kepastian SJH akan dimanfaatkan dalam upaya pencegahan covid-19 itu setelah pihak Pemkab Bandung mendapatkan informasi dari pihak Pemprov Jawa Barat.

“Hari ini (Minggu, 22 Maret) baru tahap persiapan. Besok pihak Pemprov akan membahas terkait teknis dan mekanisme pelaksanaannya,” ungkap Dadang, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jabar, Minggu (22/3).


Dari informasi yang diterima Dadang, rencananya tes massal untuk mengetahui warga yang terpapar virus itu akan dilakukan melalui sistem ‘drive through’. Artinya yang akan menjalani tes tak turun dari kendaraan.

“Diperkirakan ribuan orang akan mengantre pada waktunya nanti. Untuk mekanisme drive through atau alur lalu lintas kendaraan akan dibantu jajaran TNI dan Polri,” ungkap lelaki yang lebih akrab disapa Kang DN itu.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku belum bisa memastikan terkait berapa lama tes massal covid-19 itu akan berlangsung. Karena untuk satu orang yang di tes, hasilnya akan keluar dalam 10 menit.

“Jika positif diisolasi, jika negatif boleh pulang. Tapi kita berbicara tentang ribuan orang, tentunya tidak bisa dipastikan berapa hari tesnya akan berlangsung. Sekali lagi hari ini masih tahap persiapan,” tegasnya.

Terkait 3 warga Kabupaten Bandung yang dinyatakan positif, pihaknya melalui Dinkes telah melakukan langkah represif seperti melakukan penyemprotan disinfeksi di lokasi radius lima rumah dari titik terpapar.

“Warga tidak perlu panik tapi, waspada. Hindari kerumunan, tingkatkan daya tahan tubuh dengan makan sayur dan buah dan mengisolasi diri sendiri. Insyaa Allah bila semua berperan bisa memutus mata rantai covid-19 di Kabupaten Bandung,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya