Berita

Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari/RMOL

Nusantara

DPRD Jatim Usulkan Rumah Sakit Pemprov Sediakan Layanan Obat Tradisional

KAMIS, 12 MARET 2020 | 21:42 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

. Komisi E DPRD Jawa Timur mengusulkan agar disediakan layanan obat tradisional di setiap rumah sakit milik Pemprov Jatim.

Tujuanya, untuk mengantisipasi meluasnya wabah corona. Usulan itu tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perlindungan obat tradisional yang dibahas bersama Pemprov Jatim.
“Ini bagian dari upaya membangun kesehatan masyarakat berbasis pada kondisi alam kita sendiri. Sekaligus memberikan alternatif bagi masyarakat yang butuh pelayanan kesehatan secara natural (herbal) sehingga RSUD akan semakin diminati masyarakat,” ungkap anggota komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno pada Kamis (12/3) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jatim.

Ia mengakui RSUD milik Pemprov Jatim yang memiliki unit pelayanan kesehatan herbal baru ada di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Ia mengakui RSUD milik Pemprov Jatim yang memiliki unit pelayanan kesehatan herbal baru ada di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Untari menyebutkan, untuk percontohan, tidak perlu jauh-jauh karena di Karanganyar, Jateng sudah ada RS yang khusus memberikan pelayanan kesehatan herbal yang sangat baik dan teruji.  
“Ini bukan karena wabah penyakit corona mulai masuk ke Indonesia. Tapi bagaimana kita dapat memicu kesadaran bahwa kita memiliki tanaman obat yang mudah ditanam dan tak mahal,” pungkas politisi asli Malang.

Menurut anggota Komisi E DPRD Jatim, keberadaan Perda perlindungan terhadap obat tradisional juga memiliki kemanfaatan yang cukup banyak bukan hanya dari sisi bidang kesehatan tetapi juga mampu mendongkrak perekonomian.

“Makanya kami akan mendorong supaya Dinas Kesehatan,  Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bekerjasama untuk integrasi program. Kalau perlu lahan-lahan kosong atau lahan kering ditanami tanaman toga,” harap perempuan yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim.  

Bahkan kalau memungkinkan seluruh keluarga di Jatim diminta tanam Toga di rumah atau lingkungan masing-masing karena menaman kencur, serai, loas, jahe, kunyit, kunci dan lainnya itu tak butuh lahan besar karena bisa dengan media polybag.

“Melalui Dasa Wisma kita bisa gerakkan masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan dan ekonomis,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya