Berita

Legislator PKS, Junaidi Auli (tengah)/Ist

Politik

Cegah Korupsi, PKS Minta BPK Libatkan Banyak Pihak

JUMAT, 06 MARET 2020 | 04:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly mengatakan akuntabilitas keuangan negara tidak dapat berjalan secara parsial, penting berbagai pihak untuk bersinergi dalam implementasinya.

“Berbagai pihak seperti Pemerintah Daerah, DPRD, Perguruan Tinggi dan lembaga-lembaga lain untuk bersama-sama membangun sinergitas. Dengan sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan tata kelola keuangan negara yang akuntabel, transparan dan bebas dari korupsi," ujar Junaidi saat menjadi narasumber dalam acara kuliah umum dengan tema "Akuntabilitas Untuk Semua" di UIN Raden Intan, Bandar Lampung. Kamis, (5/3).

Legislator asal Lampung ini menjelaskan, BPK sebagai lembaga negara diharapkan terus mendorong akuntabilitas termasuk didalamnya pengelolaan keuangan pemerintah.


Lebih lanjut, politisi PKS dari dapil Lampung II ini mendorong audit BPK berjalan maksimal, hal ini penting dalam rangka mengurangi fraud dan atau dapat mencegah korupsi lembaga yang melakukan.

"Seluruh pihak agar kooperatif dalam operasionalisasi pemeriksaan oleh BPK, ini penting dalam rangka mewujudkan akuntabilitas yang subtantif," tukas Junaidi.

Junaidi berharap, pemeriksaan yang dilakukan BPK tidak hanya mengacu pada kepatuhan sistem keuangan negara tetapi mengutamakan prinsip pencapaian sebesar-besarnya dalam menciptakaan kesejahteraan masyarakat.

“Pemeriksaan keuangan negara harus mengutamakan prinsip pencapaian sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat,“ tutup Junaidi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya